Kerajinan Kaki Palsu Di Bandung

0 171

Kerajinan Kaki Palsu Di Bandung

Tiga orang difabel Anwar Permana, Iwan Ridwan, dan Indra Sumedi di Bandung resah dengan harga kaki palsu yang mencapai belasan juta. Harga yang selangit tersebut membuat asa untuk mendapatkan kaki palsu pudar.

Namun dari keresahan tersebut, mereka akhirnya bersepakat mendirikan Kelompok Kreativitas Difabel (KKD). Mereka membuat kaki palsu dengan kualitas yang sama seperti dijual di rumah sakit, namun dengan harga yang terjangkau. Tak jarang, pembelinya adalah kalangan tidak mampu.

Dia sadar, banyak orang yang harus menerima takdir tanpa tangan atau kaki dari kalangan menengah ke bawah. KKD sejak awal berniat ingin membantu sesama difabel supaya bisa berjalan dengan kaki palsu. Oleh sebab itu, KKD punya sistem subsidi silang setiap bulan untuk menyalurkan satu kaki palsu.

Syaratnya melampirkan KTP, KK, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Kaki palsu buatan KKD dihargai Rp500 ribu sampai Rp6 juta. Dari segi bahan, KKD membuatnya dari bahan pvc, paralon, stainless steel, fiber, nilon, dan alumunium. Bahan tersebut, tak kalah dengan kaki palsu di rumah sakit.

Hasil karya kaki palsu buatan KKD ini membutuhkan uji coba selama satu tahun. Sejak tahun 2011, kaki palsu KKD akhirnya dipasarkan.

Indra menjelaskan kaki palsu mahal sebab sudah masuk ke Rumah Sakit. Sehingga dia memberikan alternatif lain bagi difabel lain yang tak cukup dana supaya bisa membeli kaki atau tangan palsu dengan harga terjangkau.

Kebanyakan pemesan berasal dari luar Pulau Jawa. Mereka datang dari Kalimatan, Sumatera, hingga perbatasan Malaysia. Anwar menilai kaki palsu buatan pengrajin dengan harga miring masih sedikit di luar Jawa. Tak heran, pemesanan daring pun dilakukan. Bahkan, banyak pemesan datang dari jauh untuk mendatangi KKD sekadar memesan kaki palsu.

Source http://ayobandung.com http://ayobandung.com/read/2018/08/23/37131/kaki-palsu-dibayar-sayuran-dan-dua-ekor-ayam
Comments
Loading...