Kerajinan Kaki Palsu Karya Difabel Mandiri Di Bandung

0 542

Kerajinan Kaki Palsu Karya Difabel Mandiri Di Bandung

Berawal dari pengalaman 19 tahun lalu, Dadan Hermawan sempat berputus asa untuk menjalani hidup. Sedikit mengenang, dirinya mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya menjadi penyandang difabel. “Tepatnya tahun 1997 saya mengalami kecelakaan di jalan Margahayu Raya dan empat hari setelah di rawat inap kondisi kaki saya membusuk, dan akhirnya lebih baik diamputasi saja,” ujar Dadan.

Karena menyadang difabel, dirinya dikeluarkan dari tempat kerja. Namun, sebagai kepala keluarga, Dadan harus memberikan nafkah pada keluarganya. Ia tetap bekerja mulai dari pemungut sampah hingga menjadi kuli angkut bangunan. Dirinya meyakini bahwa kehilangan kaki bukan akhir segalanya.

Melihat orang-orang yang senasib dengannya, Dadan terdorong untuk menjadi motivator bagi mereka. Ia memberikan motivasi kepada penyandang difabel dengan melakukan pendekatan internal. Memberikan mereka arahan dan keyakinan bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi seseorang untuk berkarya. Akhirnya, pada tahun 2010, Lelaki 40 tahun ini mulai mendirikan tempat produksi kaki palsu. Hingga saat ini, dirinya memiliki 6 orang pekerja, 4 diantaranya penyandang difabel.

Dari situlah Dadan membuka lapangan pekerjaan bagi mereka dengan merekrut untuk menjadi karyawan di tempat produksi kaki palsu miliknya. Selain itu, Dadan juga memberikan fasilitas tempat tinggal dan kebutuhan pokok bagi karyawan yang berasal dari luar kota Bandung.

Plang besar bertuliskan “Yayasan Difabel Mandiri Pengrajin Kaki Palsu” menunjukkan keberadaan yayasan yang didirikan oleh Dadan. Yayasan tersebut beralamatkan di Jalan A.H. Nasution Nomer 37 Rt.01 Rw.01, Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Disanalah Dadan memproduksi kaki palsu.

Kaki palsu produksi Dadan berbahan dasar khusus, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna. Harga kaki palsu produksi Dadan sangat fleksibel. Tergantung pada latar belakang ekonomi para pembeli. “Jika orangnya mampu biasanya saya patok harga 4 juta rupiah. Namun, jika tidak mampu bisa kurang atau bahkan gratis bagi yang benar-benar tidak mampu,” kata Dadan.

Pesanan kaki palsu Dadan tidak hanya berasal dari Kota Bandung, melainkan dari berbagai kota yang ada di Indonesia dan juga mancanegara seperti Jerman, Filiphina, Manila, dan Saudi Arabia.

Source http://suakaonline.com http://suakaonline.com/7396/2016/03/16/kehilangan-bukan-akhir-dari-segalanya/
Comments
Loading...