Kerajinan Kaleng Di Bireuen, Aceh

0 253

Kerajinan Kaleng Di Bireuen, Aceh

Di Dusun Lagang, Gampong Geulanggang Tengoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, terdapat 20 perajin kaleng. Usaha ini masih dikelola secara manual tanpa mesin modern. Dimulai sejak tahun 1965,  industri rumah tangga di Gampong Geulanggang Tengoh ini awalnya bersifat fungsional untuk kehidupan sehari-hari mereka. Kerajinan yang dihasilkan pun masih terbatas seperti penanak nasi, wajan, dandang serta kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Awalnya dulu cuma buat kaleng penyiram tanaman, wajan gelas di warung kopi, kaleng untuk takaran beras. Tapi sekarang usaha ini dikembangkan sesuai permintaan pasar,” kata Ketua kelompok Industri, Yuliadi.

Awalnya hanya empat kepala keluarga yang meneknui profesi ini dan menggantungkan hidup dari hasil keranjian industri dan tukang patri kaleng. Kini usaha tersebut diteruskan secara turun temurun. Menurut Yuliadi, belakangan ini Ia juga melayani pembuatan alat-alat pertanian dan perabot dapur seperti oven, kukusan, cetakan roti, dandang nasi berbagai ukuran yang dibantu empat karyawan.

Meski di Geulanggang Tengoh terdapat empat dusun, hanya di dusun Langang-lah dapat ditemui rumah-rumah yang membuka usaha kerajinan keleng tersebut. Kendati dikerjakan manual tanpa alat modern, pangsa pasar kerajinan industri kaleng ini masih mampu bertahan di tengah gempuran derasnya produk pabrikan yang berkembang di pasaran saat ini. Mengalirnya pesanan dari berbagai tempat, turut dipengaruhi hasil yang didapat oleh para perajin, termasuk biaya bagi karyawannya yang selama ini bekerja  ditempatnya.

“Untuk saat ini, modal untuk  menghasilkan sebuah produk serta gaji karyawan bisa mencapai Rp2 juta setiap hari, termasuk untuk bahan bakunya,” ujarnya. Disinggung tentang perhatian dan bantuan pemarintah, Yuliadi mengaku hingga saat belum ada sama sekali.

Source https://www.goaceh.co https://www.goaceh.co/berita/baca/2016/11/27/industri-kaleng-di-bireuen-digilas-peralatan-moderen#sthash.hTKBnhcb.dpbs
Comments
Loading...