Kerajinan Kasab Khas Aceh

0 386

Kerajinan Kasab Khas Aceh

Satu lagi kerajinan khas Aceh yaitu kasab. Kasab merupakan kerajinan benang emas di atas kain beledru. Bagi masyarakat tradisional Aceh Selatan, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam penggunaan kasab sama dengan rencong. Konon jenisnya mewakili status sosial yang belakangan tidak lagi dipermasalahkan.

Hafni salah seorang perajin mengatakan  penggunanan kuning yang identik dengan warna raja diraja, merah sebagai hulubalang atau panglima, hijau sebagai ulama, sedangkan hitam sebagai warna rakyat jelata. Selain warna, corak juga menjadi pembeda sekaligus menyimpan makna filosofis.

Bagi Aceh yang menjadi gerbang masuknya Islam ke Nusantara dan Asia Tenggara, kasab bukan sebatas dekorasi, bukan sekedar estetika. Lebih dari itu, corak kasab merupakan simbol yang menyiratkan ketaatan beragama yang sudah melebur dengan budaya.

Baru-baru ini kerajinan tradisional tersebut dihidupkan kembali dalam peringatan seratus tahun Museum Aceh. Sulaman kasab mempunyai banyak motif dan guna memperindah tampilannya sering dihiasi dengan manik-manik.

Dari segi motif kebanyakan menyulam corak floral atau tetumbuhan. Hal ini bukan tanpa dasar, Aceh yang dikenal sebagai muslim yang taat meyakini larangan untuk tidak menyerupai sesuatu makhluk hidup seperti hewan dan manusia. Adapun warna yang terkandung pada kasab terdiri dari atas empat warna khusus yaitu kuning, merah, hijau, dan hitam yang kerap diaplikasikan pada tirai.

Sementara makna filosofis tercermin misalnya pada ayakan yang biasa dipasang di dinding utama akan dihiasi dengan kipas berjumlah 17 buah. Angka tersebut merujuk pada jumlah sujud dalam salat selama sehari semalam. Dewasa ini kasab tidak hanya bersulam benang emas, tetapi ada yang menggunakan warna perak. Penggunaan warna ini menyebabkan harga kasab bersulam perak dibanderol lebih murah.

Source Kerajinan Kasab Khas Aceh Kerajinan Kasab Khas Aceh
Comments
Loading...