Kerajinan Kasur Di Banjarmasin

0 89

Kerajinan Kasur Di Banjarmasin

Anjloknya harga karet di pasaran berimbas pada penjualan kasur di Banjarmasin. Sebagaimana diungkapkan Nanang dari Toko Panen Raya di Jalan Ujung Murung 22 Banjarmasin.

Dalam enam bulan terakhir penjualan kasur menurun drastis. Barang dagangannya sebagian besar dipasok ke Kalteng, namun semenjak harga karet anjlok permintaan pasar sepi.

Sebelumnya sekali kirim ke Kalteng 100 biji kasur, namun sekarang tak menentu karena kurangnya pemintaan. “Semenjak harga karet anjlok, penjualan kasur terkena imbasnya,” kata Nanang yang mengaku sudah puluhan tahun berdagang kasur meneruskan usaha orangtuanya.

Menurunnya penjualan kasur juga diakui oleh Desi, kasir Toko Mebel Kalimantan di Jalan Simpang Sudimampir no 8-10 Banjarmasin.

Penjualan springbed kondisi normal bisa 900-an buah/bulan, namun semenjak kondisi ekonomi lesu pada 2015 lalu penjualannya turun menjadi sekitar 700/bulan.

Desi menyebutkan, springbed yang dijualnya berbagai macam, namun yang paling diminati Sentral produk Surabaya, karena kualitasnya bagus, jarang ada komplain dari konsumen dan dan yang jelas tahan lama.

Harga jualnya juga tak jauh beda dengan springbed produk big land, procella dan olimpic. Selisih harganya sekitar Rp 100 ribuan. Harga jual Sentral ukuran terkecil 90 cm Rp 890.000 dan ukuran yang terbesar 180×200 cm Rp 1.450.000. Ada dua pilihan, yaitu deluxe dan gold.

Bantal dan guling Sentral dijual secara eceran yaitu Rp 100.000/biji. Sedangkan bantal dan guling merek lain seperti Aloha penjualan secara partai dengan harga Rp 25.000 (minimal pembelian 10 buah).

Penjualan mebel di Toko Mebel Kalimantan dapat dilakukan secara tunai maupun kredit melalui pembiayaan Spektra dengan jangka waktu angsuran 6-18 bulan, sebut Desi.

Source http://banjarmasin.tribunnews.com http://banjarmasin.tribunnews.com/2016/01/15/sudah-enam-bulan-terakhir-penjualan-kasur-menurun-imbas-anjloknya-harga-karet
Comments
Loading...