Kerajinan Kayu Erosi Warga Gunungpati Tembus Mancanegara

0 210

Kerajinan Kayu Erosi Warga Gunungpati Tembus Mancanegara

Geliat Desa Wisata Kandri, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang memantik warganya menciptakan berbagai kreatifitas. Salah satunya yang dilakukan kakak beradik, Wakhid dan Muhammad Nur Khusaini membuat kerajinan kayu erosi Kandri Ethnic.

Awalnya Wakhid dan Nur, hanya iseng membuat kerajinan tersebut. Wakhid sekadar memanfaatkan limbah kayu dan kulit kayu yang tergeletak tak berguna di dalam sungai dan hutan. “Ukiran kayu tidak saya ukir. Ini asli ukiran alam dari yang sudah lama tenggelam lalu diukir aliran sungai sampai yang dimakan rayap. Kayu lalu saya semprot biar bersih lalu saya vernis biar lebih mengkilap,” ujarnya.

Semakin berkembangnya Desa Wisata Kandri, Wakhid lalu menambahkan karakter orang-orangan di atas kayu erosi tersebut. Aktivitas orang-orangan dibuat berbagai macam mulai orang menumbuk padi, petani mencangkul, hingga orang mencari kayu bakar.

“Saya ingin kerajinan ini bisa menjadi suvenir Desa Wisata Kandri. Lalu saya tambahkan karakter berdasarkan kearifan lokal tentang aktivitas warga Kandri. Karakter orang terbuat dari kulit batang pisang atau kulit kayu,” ujarnya.

Kini, Wakhid pun kebanjiran pesanan dari dalam negeri hingga dari negeri Sakura Jepang dan Rusia. “Pesanan sudah banyak datang dari luar Kota Semarang di antaranya Jogja dan Bali. Kalau luar negeri pernah kirim tiga kerajinan ke Jepang,” ujarnya.

Kerajinan Kandri Ethnic dibanderol pada kisaran harga Rp 50 ribu hingga Rp 2 juta per kerajinan tergantung kerumitan dan besar kecil kerajinan. “Kalau hanya karakter satu orang petani cuma Rp 50 ribu. Kalau desain pertunjukan jathilan lengkap dengan peralatan musik dan penarinya bisa sampai Rp 2 juta. Pembeli kebanyakan orang-orang yang suka seni,” kata Wakhid.

Source http://jateng.tribunnews.com http://jateng.tribunnews.com/2017/02/03/unik-kerajinan-kayu-erosi-buatan-warga-gunungpati-ini-tembus-mancanegara
Comments
Loading...