Kerajinan Kayu Langka Di Karimun Jawa

0 168

Kerajinan Kayu Langka Di Karimun Jawa

Pulau Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memang dikenal menjadi surga eksotis bagi wisatawan. Selain wisata pantai, daerah di pesisir Pantai Utara Jawa itu juga dikenal memiliki aneka ragam kerajinan khas yang cocok untuk buah tangan.

Salah satu yang legendaris ada di Karimunjawa adalah kerajinan yang terbuat dari tiga jenis kayu khas Karimunjawa berjenis Dewandaru, Stigi, dan Kalimasada.

Tiga jenis kayu yang banyak tumbuh di kawasan tersebut, kerap dijadikan aneka ragam kerajinan seperti keris, cincin, pipa rokok, batu kalung, aksesoris unik hingga tongkat yang sering digunakan para pejabat.

Ahmad Biki, seorang pengrajin kayu khas Karimunjawa mengaku tiga jenis kayu khas Karimunjawa kerap disebut sebagai kayu ajaib. Ia menceritakan bahwa dirinya kerap menemukan hal-hal unik di dalamnya selama selama puluhan menggeluti sebagai pengrajin kayu.

“Tiga kayu khas Karimunjawa ini, memang banyak memiliki keunikan. Barangnya juga semakin hari makin langka,” kata Biki, ditemui di bengkel kerajinannya di Jl Danang Doyo, Karimunjawa.

Ia menjelaskan, jenis kayu Dewandaru banyak dipercaya sebagai simbol kewibawaan. Orang percaya, jika mendapat kayu tersebut di Karimunjawa akan mendapatkan banyak sugesti. Seperti bisa menjaga rumah maupun penangkal segala macam santet.

Khusus kayu jenis Stigi. Kayu ini memiliki keunikan sebagai penawar jenis racun, khususnya racun ular. Menurut Biki, kandungan di dalam serat kayu itu mampu mengeluarkan racun dan telah terbukti secara medis.

Selain kayu penawar, Biki menyebut kayu Stigi juga memiliki nilai artistik tinggi. Di mana, kayu itu memiliki corak tiga dimensi. Ia menyebut corak kayu itu sebagai barik, atau doreng yang setiap bagiannya seolah tampak hidup. Namun, corak khas ini kini sangat langka meski peminatnya begitu banyak.

Sama seperti Dewandaru dan Stigi, kayu jenis Kalimasada juga memiliki segudang keunikan. Kebanyakan kayu ini banyak menjadi beragam aksesoris yang banyak dijual kepada para wisatawan yang datang ke Karimunjawa. Sebagai pengrajin kayu, Biki pun mengaku kini kesulitan untuk mendapatkan tiga jenis kayu khas tersebut yang benar-benar berkualitas unggul.

Nur Soleh, Sekretaris Camat Karimunjawa mengungkapkan, pihaknya akan terus melestarikan keberadaan kayu-kayu khas Karimunjawa itu, karena menjadi keunikan di wilayahnya. Bahkan, ia sangat menyayangkan masih banyak warga yang nekad menebang pohon stigi secara liar di hutan-hutan yang ada di Karimun.

Selain di Kaimunjawa, kayu Stigi juga banyak tumbuh di kawasan tropis lain. Mulai dari  pesisir pantai Asia Selatan dan Asia Tenggara, macam Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, Sri Lanka, hingga pesisir Tazmania Australia. Pohon jenis ini juga tumbuh di kawasan Samudera Pasifik, seperti Mikronesia, Fuji, dan Guam.

Source https://www.viva.co.id https://www.viva.co.id/gaya-hidup/travel/974609-uniknya-oleh-oleh-dari-kayu-langka-khas-karimunjawa
Comments
Loading...