Kerajinan Kayu Terap Di Sarolangun

0 187

Kerajinan Kayu Terap Di Sarolangun

Sudah hampir ribuan kerajinan yang tercipta dari tangan Rikzan, asal Sarolangun. Dari mulai kerajinan tas, dompet, rompi, kotak tisu, topi, dan lain sebagainya. Semua bahan terbuat dari kayu terap, yang memang sudah ada di mana-mana pohonnya.

Namun di tangan kreatif Rikzan, kayu terap bisa digunakan berbagai bentuk kerajinan, yang memiliki nilai jual tinggi. Dia bersama teman-temannya juga pernah membuat kerajinan yang dibawa sampai ke luar negeri.

“Saya juga pernah buat 300 buah baju, topi, dompet dan lainnya untuk ikut pameran di Norwegia, tapi teman yang di Jogja yang bawa,” ungkapnya.

Dia juga menceritakan bahwa sudah lama menjadi pengrajin. Ia dulu sekolah kerajinan di Muarabulian, dan sekarang SMKN 2 Muarabulian, kemudian melanjutkan sekolah di ISI Jogja. 
Dirinya juga pernah menjadi desainer di perusahaan di Bali dan desainer patung di Jepara. Rikzan mengatakan, bahwa dalam satu bulan dirinya bisa menjual 50 sampai 75 kerajinan. “Banyak yang mesan, tetapi kebanyakan dari Bandung,” jelasnya.

Rikzan juga sudah berkarya di dunia kesenian ini dari tahun 2004 yang lalu. Namun mulai eksis atau terkenal baru beberapa tahun belakangan. Dirinya, di Sarolangun juga membina orang SAD untuk membantu membuat kerajinan dan memberi peluang usaha.

Pria kelahiran 1981 ini juga menceritakan kendala, yang dialaminya saat menjadi pengrajin. “Kendala selama ini belum adanya minat pribumi untuk mencintai produk daerah sendiri. Lalu belum ada tempat fasilitas kerja, serta peralatan yang memadai serta pemasaran tetapi alhamdulilah Dekranasda Sarolangun banyak berperan,” ungkapnya.

Rikzan juga berharap, ke depan ingin punya tempat produksi dan showroom hasil kerajinan yang bagus agar ada tempat tamu untuk berkunjung untuk berwisata belanja ciri khas Jambi di Sarolangun.

Source http://www.jambi-independent.co.id http://www.jambi-independent.co.id/read/2018/01/09/17610/pernah-ikut-pameran-sampai-norwegia/
Comments
Loading...