Kerajinan Kendang Di Tuban

0 253

Kerajinan Kendang Di Tuban

Pengrajin kendang kini merupakan profesi yang langka. Hanya tinggal segilintir warga saja yang menggelutinya. Di Kabupaten Tuban, seorang pengrajin kendang masih terus melestarikan profesinya. Bahkan tiap bulannya mampu meraih untung hingga jutaan rupiah.

Punjung, warga Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, masih terus menggeluti profesinya sebagai pengajin kendang sejak tahun 1991 silam. Profesi ini kini kian langka dan hanya tinggal segelintir orang saja yang menggeluti.

Pembuatan kendang tidaklah mudah. Butuh ketelatenan serta keuletan. Berbekal peralatan tukang, bapak 2 anak ini melubangi bagian tengah pohon nangka yang sebelumnya telah dipotong, untuk dijadikan kendang.
Dalam sebulan, Punjung mampu menjual 10 hingga 15 kendang berbagai jenis kendang, mulai dari kendang sabet, cilon, boom, hingga kendang ketimpung. Harganya bervariasi mulai 300 ribu sampai 1,5 juta tergantung jenis dan motifnya.
Bahkan, kerapkali ia kebanjiran pesanan dari pemesan mulai dari wilayah lokal Tuban, hingga Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan sejumlah kabupaten lain di Jawa Timur. Dalam satu bulan, punjung mampu meraup untung 4 hingga 8 juta rupiah.
Namun, sejumlah kendala ia hadapi, seperti sulitnya mencari bahan baku dasar berupa kayu nangka. Selain itu, saat ini ia mengaku kesulitan untuk melakukan pengkaderan,  karena selain profesi pembuat kendang jarang diminati, juga butuh ketelatenan serta keuletan untuk belajar membuatnya.
Selain membuat kendang, punjung juga membuat alat musik tradisional lain seperti tempat gong, gamelan hingga bedug untuk masjid.
Ia berharap, suatu hari ada orang yang dapat terus melestarikan profesinya ini, sehingga alat tradisional tersebut dapat terus dibuat dan dilestarikan keberadaannya.
Source http://pojokpitu.com http://pojokpitu.com/baca.php?idurut=21833
Comments
Loading...