Kerajinan Kerang Laut Di Tanjung Bira

0 302

Kerajinan Kerang Laut Di Tanjung Bira

Berwisata ke Tanjung Bira, tak lengkap rasanya jika tak membawa pulang kerajinan kerang laut. Mulai dari bros, gantungan kunci sampai pajangan lucu dan unik berbentuk boneka.

Menghabiskan akhir pekan di Tanjung Bira memang menyenangkan. Bisa berenang, snorkling sampai diving di spot yang menjanjikan pemandangan laut yang indah. Tidak hanya itu, wisatawan pun dimanjakan dengan banyaknya penjual kerajinan kerang laut di sepanjang jalan di Tanjung Bira.

Ada lebih dari sepuluh penjual kerajinan kerang yang semuanya perempuan. Mereka sudah menggelar aneka kerajinan kerang sejak pukul 06.00 wita. Di pagi hari, apalagi bertepatan dengan hari Minggu, pengunjung Tanjung Bira memang lebih ramai dari biasanya.

Tidak hanya wisatawan yang sengaja nginap di Bira yang berbondong-bondong ke pantai menikmati laut. Warga Bulukumba pun tidak sedikit yang datang untuk melepas penat di akhir pekan.

Setiap akhir pekan, ratusan wisatawan memenuhi Tanjung Bira. Umumnya didominasi wisatawan domestik. Mereka inilah yang menjadi target pada penjual kerajinan kerang. “Hanya di hari Sabtu dan Minggu, jualan kami banyak yang laku. Sekarang ini masih kurang wisatawan mancanegara yang datang. Biasanya ramai di bulan Juli dan Agustus,” ujar Nuryati, salah seorang penjual kerajinan kerang di Bira.

Selain masih kurangnya pembeli, para penjual kerajinan kerang juga mengeluhkan berkurangnya bahan baku untuk kerajinan kerang yang mereka jual. “Sudah lima tahun saya menjual kerajinan kerang. Dua tahun terakhir ini, bahan bakunya harus dibeli dari Selayar karena di sini sudah tidak ada,” terang Nuryati.

Hal yang sama juga diakui Zubaedah. Ia mengatakan butuh kesabaran untuk menghasilkan kerajinan kerang dengan berbagai bentuk. “Kadang seminggu baru bisa selesai satu jenis kerajinan,” ujarnya.

Penghasilan yang mereka dapatkan pun tidak tetap. Kadang sehari bisa mendapatkan Rp 100 ribu, kadang juga Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu jika pengunjung Bira sedang ramai.

Harga yang dipatok untuk berbagai jenis kerajinan kerang memang terbilang murah. Untuk bros dan kalung dengan bentuk bunga misalnya, dipatok dengan harga Rp 2.500 per buah. Sedangkan pajangan boneka dan bunga dijual 3 buah Rp 10 ribu.

Melihat animo pengunjung yang banyak mencari kerajinan khas Bira, sudah selayaknya pemerintah memberikan fasilitas termasuk dalam hal pemasaran produk kerajinan kerang agar nilainya bisa lebih dihargai lagi.

Source http://kpmbbira.blogspot.com http://kpmbbira.blogspot.com/2013/05/berburu-kerajinan-kerang-laut-di.html
Comments
Loading...