Kerajinan Keranjang Bronjong Di Gunungkidul

0 319

Kerajinan Keranjang Bronjong

Pengrajin anyaman keranjang bronjong, yaitu Mbah Marto Wakiman, seorang kakek yang tinggal di sebuah desa di gunungkidul dengan alamat, Sambeng1, Sambirejo, Ngawen, Gunungkidul ini, merupakan sentra penghasil kerajinan bronjong.

Bronjong adalah sebuah kerajinan tangan, jenisnya sangat banyak ada yang terbuat dari bambu dan ada juga yang terbuat dari plastik. Para pengerajin bronjong biasa menyebutnya janur. Janur adalah tali pipih dan panjang seperti pita, tebalnya pun bervariasi ada yang kecil dan besar, serta warnaya pun bervariasi juga, ada yang berwarna Biru muda, Biru tua, Hijau transparan, Hijau telur bebek.

Sebenarnya janur merupakan limbah pabrik kapas yang di pasok dari luar daerah biasanya di datangkan oleh para agen bahan baku bronjong dari surabaya. Untuk membelinya para pengarajin kebanyakan di datangi para agen ditributor janur. Janur di jual per kilo, dan harganya bervariasi menurut ukuran dan kuakitasnya.

Dalam sekali membeli janur ke agen distributor, para pengrajin rata-rata selalu membeli dengan jumlah yang banyak bisa ber kwintal-kwintal karena apabila membeli sedikit demi sedikit, selang beberapa bulan harga janur naik lagi. Maka dari itu kebanyakan para pengrajin langsung membli janur dalam jumlah yang banyak baru di kerjakan.

Bronjong kemudian di anyam berbentuk 2 buah kubus (kiri & kanan) berfungsi bisa untuk alat angkut pada motor. Kebanyakan warga pedesaan dan para pedagang pasar memakainya untuk mengakut barang saat mencari pakan ternak, hasilpanen, dan barang dagangan yang akan di bawa ke pasar. Di daerah Desa sambeng Bisa di bilang Bronjong buatan mbah marto wakiman lah yang paling berkualitas. Karena beliau mengutamakan hasil produksi yang berkualitas, kokoh dan tahan lama pada hasil bronjongya tadi, dalam membuat kerajinan bronjong dirinya tidak asal membuat maklum saja sudah hampir puluhan tahun beliau berkecimpung dalam pembuatan bronjong, dan tidak mengunakan sambungan pada bronjongya yang kebanyakan pengrajin yang sama masih mengunakan sambungan saat menganyam, yang di maskud sambungan adalah janur dengan potogan pendek masih di gunakan untuk menganyam akibatnya bronjong yang di buat dari sambung-sambugan janur kekuatanya akan lemah dan mudah jebol ketika untuk mengakat benda berat yang di masukan ke dalam beronjongnya.

Source http://kumpulankerajinantangan.blogspot.co.id http://kumpulankerajinantangan.blogspot.co.id/2011/12/bronjong-sebagai-kerajinan-tangan-warga.html
Comments
Loading...