Kerajinan Ketupat Di Yogyakarta

0 176

Kerajinan Ketupat Di Yogyakarta

Berbagai persiapan menyambut datangnya lebaran mulai dilakukan warga di semua daerah. Di Yogyakarta, dengan hadirnya sejumlah pedagang cangkang ketupat. Bahan menu khusus berupa ketupat yang akan disajikan di setiap rumah di hari raya lebaran itu pun mulai dipesan warga, sehingga menjadi berkah tersendiri bagi para pengrajin cangkang ketupat.
Tak hanya pemudik luar daerah yang mulai memasuki wilayah Kota Yogyakarta. Namun, sejumlah warga Dusun di sekitar Yogyakarta pun mulai memasuki sejumlah kawasan strategis kota wisata tersebut. Kuwadi  dan isterinya, Widyowati berjualan di Kota Yogyakarta dengan membawa 500 lembar janur atau daun muda pohon kelapa.
Di emperan sebuah toko di simpang empat Tugu Yogyakarta, Kuwadi bersama isterinya sejak pagi telah sibuk merangkai janur untuk dijadikan cangkang ketupat. Pada siang ini, sebanyak 100 lebih cangkang ketupat berbagai ukuran dan jenis sudah dibuatnya. Ada cangkang ketupat luwar yang berbentuk persegi panjang dengan kedua sisi yang sedikit miring, ketupat sinto yang berbentuk wajik dan ketupat boto atau bata yang berbentuk persegi panjang mirip bentuk batu bata.
 Kuwadi mengatakan, di hari pertama mulai berjualan cangkang ketupat ini, ia mengaku sudah mendapatkan pesanan 100 buah cangkang ketupat. Sementara dalam sehari, dibantu isterinya, Kuwadi bisa membuat sebanyak 100-200 cangkang ketupat, yang dijualnya sebesar Rp. 5.000 Per 10 buahnya. Sementara, pada momentum lebaran kali ini, Kuwadi hanya menargetkan penjualan sebanyak 500 buah cangkang ketupat.
Menurut Kuwadi, cangkang ketupat mampu bertahan dua hari. Karenanya, jika semua cangkang ketupatnya tidak laku hari ini, ia masih menjualnya lagi di hari kemudian. Kuwadi pun akan menginap di emperan toko itu, karena jika harus pulang pendapatannya akan habis hanya untuk biaya transportasi.
Keuntungan menjual cangkang ketupat, kata Kuwadi, memang tidak banyak. Namun, pekerjaan musiman itu hanya dilakukan sekedar memanfaatkan peluang hari raya lebaran. Lagi pula, kata Kuwadi, modal berjualan cangkang ketupat juga tidak banyak. Meski janur sebagai bahan membuat cangkang ketupat didapat dari membeli, namun harganya tidak mahal. “Kira-kira kalau dihitung hanya Rp. 1.000 Per 200 lembar”, ujarnya.
Setiap ada momentum acara yang menggunakan ketupat, Kuwadi bersama isterinya selalu akan datang menjual cangkang ketupat. Selain senang melakukannya, juga cukup memberi keuntungan. “Apalagi, saat ini sudah jarang orang yang mau repot-repot membuat cangkang ketupat”, pungkasnya.
Source https://www.cendananews.com https://www.cendananews.com/2016/07/lebaran-jadi-berkah-pengrajin-cangkang-ketupat.html
Comments
Loading...