Kerajinan Kompor Minyak Di Tegal

0 249

Kerajinan Kompor Minyak Di Tegal

Permintaan kompor minyak tanah di Tegal menurun drastis akibat minyak tanah susah diperoleh. Sebagian masyarakat justru memilih mengganti kompor minyak tanah dengan anglo yang menggunakan bahan bakar arang. Hal itu dirasakan oleh sejumlah pengrajin kompor minyak tanah di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Salah satu pengrajin kompor minyak tanah di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, yaitu Sapon menuturkan, penurunan permintaan sangat terasa sejak tiga minggu yang lalu.

Dari 10 kodi kompor yang diproduksinya, saat ini hanya laku sebanyak lima kodi. Kompor itu dijual ke toko-toko di Jakarta dan Tangerang. Dengan demikian, penjualannya menurun hingga mencapai 50 persen. Akibatnya, ia harus menjajakan sisa kompor yang diproduksinya ke beberapa pasar tradisional yang ada.

Penurunan permintaan tersebut masih diperparah dengan terjadinya penurunan harga kompor minyak tanah di pasaran. Harga kompor minyak tanah turun dari Rp 280.000 menjadi Rp 270.000 per kodi untuk sumbu 20, Rp 450.000 menjadi Rp Rp 400.000 per kodi untuk sumbu 24, dan turun dari Rp 550.000 menjadi Rp 500.000 per kodi untuk sumbu 30. Padahal, saat ini sedang terjadi kenaikan harga bahan baku kompor, yaitu seng. Seng naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.500 per lembar. Akibatnya, keuntungan yang diperolehnya semakin tipis, bahkan cenderung merugi.

Source http://www.suaramerdeka.com http://www.suaramerdeka.com/harian/0509/20/dar21.htm
Comments
Loading...