Kerajinan Kopiah Resam Di Bangka Barat

0 214

Kerajinan Kopiah Resam Di Bangka Barat

Kopiah Resam yang kerap dipakai oleh kaum pria ini merupakan produk yang sudah cukup lama beredar di kalangan masyarakat Babel. Tidaklah heran jika kopiah berbahan rajutan tanaman Resam ini cukup akrab dengan kepala masyarakat di bumi Serumpun Sebalai, baik itu kalangan pejabat hingga masyarakat umum. Tetapi siapa sangka, jika proses pembuatan Kopiah Resam kerajinan khas asal Babel ini cukup rumit, bahkan bahan bakunya pun mulai sulit diperoleh di hutan-hutan. Salah satu desa yang terkenal dengan pengolahan Resam adalah Desa Dendang, Kacung Kecamatan Kelapa, Bangka Barat.

Bahan / alat dalam pembuatan Kopiah Resam adalah Resam Bulin, Resam Padi, pola (cetakan kepala dari kayu) / mal / pakan, jarum, penarik (terbuat dari tutup kaleng) yang dibuat lubang menggunakan paku untuk menghaluskan, sikat gigi, kulit Kayu samak, dan Cutter (pisau pemotong).

Pembuatan kopiah Resam diawali dengan proses pengambilan bahan baku ke hutan, pemisahan serat Resam dari batangnya. Serat Resam tersebut kemudian diserut sesuai kebutuhan yaitu serat halus dan serat kasar (pembuangan kulit luar). Kemudian serat Resam direndam dalam air kurang lebih selama 3 (tiga) hari. Setelah direndam, bahan Resam dikeringkan seperlunya. Setelah kering, proses selanjutnya adalah penghalusan (menggunakan penarik dari tutup kaleng) dan dilanjutkan dengan penganyaman menggunakan jarum dimulai dari bagian atas kepala, turun ke bagian samping (mengunakan pola/mal/pakan yang berbentuk lonjong/bundar).

Lama melakukannya sangat tergantung dari halus dan kasarnya produk yang diinginkan. Biasanya sekitar 1 minggu hingga 3 bulan (12 minggu). Langkah selanjutnya, kopiah Resam yang sudah selesai dianyam dilakukan penyamakan dengan getah pohon tertentu. Untuk hasil yang terbaik, penyamakan dilakukan berulang kali. Cara membuat samak yaitu kulit kayu samak dibersihkan dengan cara dipukul-pukul supaya lembut. Lalu dimasukkan kedalam wadah (panci) ditambah air dan dimasak sampai mendidih dan agak kental. Setelah itu diangkat kemudian disaring. Setelah itu, ambil kopiah yang sudah selesai dianyam dari cetakan. Kopiah dicelup dulu dengan air dan secara perlahan-lahan dimasukkan kedalam pola, kemudian olesi dengan cairan samak menggunakan sikat gigi dan dijemur.

Karena melalui proses yang cukup rumit, harga kopiah Resam khas Bangka ini menjadi sangatlah bervariasi yaitu mulai dari 50 ribu rupiah, ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah perkopiahnya. Untuk yang paling bagus dan mahal bisa dibandrol jutaan rupiah. Berdagang Kopiah Resam dapat dijadikan salah satu usaha yang cukup menjanjikan untuk menambah penghasilan bagi masyarakat yang bisa memanfaatkan peluang yang ada. Variasi harga kopiah Resam ditentukan dari tingkat kerumitan, kerapian, kehalusan, dan kelenturan bahan. Semakin rumit dan halus anyaman maka semakin tinggi pula harga jualnya. Menurut Samsudin, salah seorang pedagang keliling Kopiah Resam, asal Paya Air Bulin Kecamatan Kelapa, Babar, kerajinan tangan Kopiah Resam ini terdapat di setiap daerah diantaranya Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dan Bangka Barat (Babar).

Masing-masing Kopiah Resam antara Kabupaten se-Bangka ini memiliki ciri khasnya masing-masing, misalkan antara Kopiah Resam asal Bateng yang bentuknya dominan melancip di depan dan belakangnya, sedangkan Kopiah Resam asal Babar lebih condong ke bentuk bulat dan tidak terkesan melancip. Untuk pengerjaan satu Kopiah Resam itu sendiri, mulai dari 3 hari sampai dengan 2 hingga 3 bulan untuk kopiah yang berharga mahal.

Menurut salah satu pembuat kopiah Resam, Ibu Atisa, sudah sangat banyak masyarakat Babel yang menggunakan Kopiah Resam dan mengapresiasi kehadirannya. Mulai dari kalangan biasa hingga pejabat-pejabat di daerah tersebut. Hal ini dikarenakan kopiah tersebut nyaman dan enak dipakai, tahan lama dan awet. Harapan pembuatnya tersebut, sebagian besar masyarakat Babel dapat melestarikan dan mempromosikan kerajinan tangan khas pulau Bangka ini agar tidak punah eksistensinya. Semoga kerajinan Resam dapat selalu berjaya di tengah kemajuan budaya dan teknologi negeri ini.

Source http://ricakhoiranyspd.gurusiana.id http://ricakhoiranyspd.gurusiana.id/article/kopiah-resam-unik-khas-bangka-belitung-1036490
Comments
Loading...