Kerajinan Kopiah Riman Di Pidie

0 265

Kerajinan Kopiah Riman Di Pidie

Kopiah Riman atau juga disebut peci riman, produk khas tradisional Aceh yang banyak diminati oleh publik. Bahkan pemasarannya telah sampai ke luar negeri, seperti Malaysia. Kopiah Riman adalah produksi rumahan yang hanya dapat ditemukan di Desa Gampong Adan, Pidie. Gampong Adan terletak sekitar 15 Km jauhnya dari Sigli, ibukota kabupaten Pidie. Kopiah riman yang merupakan karya seni warisan Kesultanan Aceh Darussalam ini terbuat dari serat pohon aren. Gampong Adan dapat dicapai dalam waktu tiga jam perjalanan dari Banda Aceh, ibukota provinsi Aceh.

Selain bertani, penduduk Gampong Adan memiliki keterampilan membuat kopiah riman. Salah satunya adalah Ibu Badriyah. Yang merupakan perajin penutup kepala tradisional Aceh. Hampir setiap keluarga di Gampong yang dihuni 300 jiwa ini, memiliki keahlian membuat kopiah riman.

Meskipun bentuknya sederhana, membuat kopiah riman memerlukan keterampilan khusus dan perlu ketelatenan serta kesabaran. Karena untuk membuat kopiah ini memakan waktu cukup lama, sekitar satu bulan.

Pembuatan kopiah riman menggunakan bahan baku serat pohon aren. Kebetulan pohon aren banyak terdapat di daerah ini. Kaum lelaki yang bertugas mencari batang pohon aren yang tumbuh liar di sekitar desa. Batang aren kemudian dirajam sehingga berbentuk serat.

Proses selanjutnya dikerjakan oleh pihak perempuan. Mulai dari para gadis hingga ibu rumah tangga. Sebelum diolah, serat pohon aren dipilih terlebih dahulu. Kemudian direndam dalam larutan lumpur dan daun pewarna yang sudah ditumbuk. Serat kemudian dicuci. Setelah itu dijemur. Serat yang telah kering kemudian digunakan untuk membuat kopiah.

Pembuatan kopiah khas Aceh warisan Sultan Iskandar Muda ini dihidupkan kembali sejak tahun 1985 silam. Awalnya, kerajinan ini hanya untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Namun, karena peminatnya semakin banyak, pembuatan kopiah ini kemudian menjadi usaha sampingan yang dapat menghasilkan uang.

Sebagai produk yang memiliki nilai budaya, proses pembuatan kopiah riman harus dipertahankan secara tradisional. Sehingga kopiah khas Aceh ini memiliki nilai yang tinggi bagi para pemakainya.

Hidupnya kembali usaha kerajinan kopiah tradisional ini membuat warga Gampong Dayah Adan memiliki alternatif sebagai mata pencarian selain bertani dan berdagang.

Apalagi kopiah riman kini tidak saja dipasarkan di Aceh, tetapi juga telah menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia, bahkan hingga ke mancanegara.

Source Kerajinan Kopiah Riman Di Pidie kompaisana
Comments
Loading...