Kerajinan Kre Sesek Motif Brut Di Sumbawa

0 212

Kerajinan Kre Sesek Motif Brut Di Sumbawa

Sarung khas Sumbawa yaitu sarung tenun (Kre’ Sesek) yang di buat lansung oleh masyarakat sumbawa, kre’ sesek ini terbuat dari berbagai macam jenis benang dan juga sarung ini mendapatkan kehangatan khusus di bandingkan dengan sarung biasa, salah satu perajinnya yaitu Ambarwati.

Di tanah sumbawa saat ini masi ada peninggalan atau pewaris pada zaman kerajaan Sumbawa, salah satunya yaitu pembuatan Kre’ Sesek (sarung tenun) asli Sumbawa yang dibuat oleh masyarakat Sumbawa. Pada zaman kerajaan dulu, di istana dalam lokal pun ada ruangan atau tempat khusus untuk pembuatan kre’ sesek, kre’ sesek ini juga di gunakan sebagai salah satu pakaian adat Sumbawa.

Dan sebut saja beberapa macam motif tenun dari puluhan motif yang ada, yang bersumber dari Disperindag provinsi salah satu nya yaitu Motif Brut, Kain Brut pada masa lalu dibuat dari benang pintalan butan tangan (bahan dari kapas) yang berstektur agak kasar, biasanya dibuat dengan motif kotak-kotak dan dipakai untuk selimut. Sedangkan kain “ Brut “ Polos tanpa motif biasanya untuk kain kapan orang meninggal sampai saat ini

Untuk Motif Brut ini, bahannya seperti benang, bisa semuanya didapatkan, tergantung warna yang dipesan peminat, bisa langsung didapat. Harga bahan seperti benang emas satu gulungan Rp 45.000, benang untuk satu kotak benang tenunan yang berisi dua belas gulungan Rp 15.000.

Pembuatan kain tenun yang masih bisa dijumpai di Sumbawa saat ini adalah Desa Lengas, Desa Moyo, Desa Poto. Sedangkan jika Anda ingin melihat lokasi pembuatan kain tenun di zaman Kerajaan Kesultanan Sumbawa, dapat mengunjungi Istana Dalam Loka, yang terdapat ruang-ruang khusus pembuatan tenun.

Source Kerajinan Kre Sesek Motif Brut Di Sumbawa Kerajinan Kre Sesek Motif Brut Di Sumbawa
Comments
Loading...