Kerajinan Kreasi Kain Flanel Di Yogyakarta

0 235

Kerajinan Kreasi Kain Flanel Di Yogyakarta

Ide usaha kerajinan kain flannel ini bermula dari keisengan Nesa (28) membuatkan hadiah berupa gantungan kunci dari flanel untuk muridnya, ketika ia masih mengajar di salah satu bimbel di Yogyakarta sekitar tahun 2010. Tak disangka, ternyata mendapat respon positif dari orang tua murid. Langsung Nesa pun mendapat pesanan untuk souvenir ulang tahun. Pesanan itu pun Nesa upload ke sosial media (Sosmed).

Lewat sosmed itu juga Nesa menuai respon dan mulai menerima pesanan kreasi kerajinan custom berbahan flanel. Kurang lebih dalam kurun waktu satu tahun, Nesa menjadikan hobi craftnya sebagai usaha sampingan di sela jadwal mengajarnya. Namun, lambat laun ia mulai tidak betah di tempatnya bekerja.

”Konsentrasi terpecah mau gak mau harus milih. Ngajar atau usaha. Di sisi lain tempat bekerja sudah tidak nyaman, dan orang tua juga kurang setuju kalau saya usaha kerajinan kain flannel ini. Ortu ingin saya menjadi tenaga pengajar atau guru,” kata lulusan Bahasa Prancis STBA LIA Yogyakarta ini.

Pemilik nama lengkap Wedhanesa Trindi Firstarenda ini pun juga memiliki keinginan untuk segera menikah di tahun 2012, ia terus berdoa memohon petunjuk untuk ditetapkan pilihan. Apakah bertahan sebagai pengajar atau menekuni usahanya. Akhirnya ia pun memiliki keinginan, jika produk kerajinannya laku dalam jumlah banyak Nesa bertekad resign dari pekerjaannya. Doanya terkabul, tahun 2011 Nesa mendapat 1.000 pcs pesanan souvenir pernikahan dengan harga per pcs nya Rp 5.000.

”Doa terkabul, saya mendapat telepon dari pembeli online pertama saya di Surabaya. Selain ingin menjadi reseller, ia juga memesan souvenir untuk pernikahannya. Dalam waktu 3 bulan saya seorang diri mengerjakan 1.000 pcs souvenir bross dari flanel. Saya pun bilang ke calon suami, untuk segera resign dan optimistis menjalankan usaha kerajinan kain flanel ini,” tuturnya.

Wanita asal Malang Jawa Timur yang fokus pada usaha kerajinan flanel ini kemudian mengatur strategi pemasaran. Salah satunya lewat media sosial Facebook. Selain menggunakan akun pribadinya untuk berpromosi, ia pun menggunakan akun facebook calon suaminya yang memiliki teman lebih banyak. Hingga akhirnya Nesa membuat akun Fanspage untuk menampung lebih banyak pertemanan yang berminat pada produknya.

Source https://bisnisukm.com https://bisnisukm.com/jatuh-bangun-nesa-membangun-usaha-kerajinan-kain-flanel.html
Comments
Loading...