Kerajinan Kreasi Kain Perca Di Jakarta Barat

0 240

Kerajinan Kreasi Kain Perca Di Jakarta Barat

Sisa potongan kain yang dikenal dengan kain perca ternyata bisa disulap menjadi produk yang bernilai ekonomis, seperti bed cover, seprai, gorden, dan banyak lagi. Namun untuk mencapai sukses di bisnis produk kain perca ini perlu kreativitas yang tiada henti.Dengan bermodal kreativitas, potongan kain sisa jahitan bisa diolah menjadi aneka produk menarik yang menguntungkan. Kain yang akrab disebut kain perca itu bisa disulap menjadi seprai, bed cover, tas kain, selimut, gorden, dan banyak lagi.

Salah satu pemilik tangan kreatif yang mengolah kain perca itu adalah Metavia, pemilik Fafa Quilts & Craft di Jakarta Barat. Metavia membuat kerajinan kain perca itu dengan menggunakan teknik quilting atau teknik menyambung bagian kain yang terpisah.

Hingga kini, ibu dari lima anak itu memproduksi aneka produk, seperti bed cover, selimut, karpet, gorden, tas kain, handuk hingga celemek, dan taplak meja. Metavia mengolah kain perca karena hobi yang sudah ia lakukan sejak 1994 silam. “Saya suka membuat perlengkapan rumah tangga dengan modifikasi quilting,” katanya.

Agar menguasai teknik quilting secara fasih, Metavia belajar otodidak dengan mengandalkan guru berupa buku literatur. Dia rutin membaca buku tentang quilting ala Jepang hingga Eropa. Setelah bisa, Metavia mengawali membuat produk dengan membuat perlengkapan kamar tidur dari kain perca. “Saya sempat berhenti pada 1998 karena anak-anak masih kecil,” terang Metavia.

Setelah sang anak memasuki usia sekolah, Metavia kembali menekuni kerajinan kain perca pada 2004. Namun saat dia memulai lagi bisnis ini, pesaing sudah menjamur. Namun Metavia tidak putus asa. Bagi dia, kompetisi itu cambuk semangat untuk terus membuat produk yang lebih menarik.

Nah, untuk memenangkan persaingan, Metavia tidak mau hanya mengandalkan kain perca. Ia juga membeli kain baru sebagai bahan pendukung produknya. “Penambahan kain untuk memberi warna lain dalam teknik quilting,” jelasnya.

Setiap karya Metavia dijual dengan harga beragam, tergantung model dan tingkat kesulitan pembuatannya. Seperti bed cover berbahan kain perca katun dia jual mulai Rp 1 juta sampai Rp 4 juta per set. Adapun sarung bantal, Metavia menjual mulai dari harga Rp 70.000 hingga Rp 100.000 per potong.

Dengan bantuan enam karyawan, kini Metavia mampu memproduksi 1.000 potong sarung bantal dan ratusan produk kerajinan lain seperti bed cover, tas kain, atau gorden. Dari semua jenis produksi itu, dalam sebulan, setidaknya Metavia mampu meraup omzet hingga sebesar Rp 300 juta.

Source https://inspirasiusahasukses.wordpress.com https://inspirasiusahasukses.wordpress.com/2011/11/24/kain-perca-raih-omzet-rp-120-juta-per-bulan/
Comments
Loading...