Kerajinan Kulit Buaya Di Merauke

0 231

Kerajinan Kulit Buaya Di Merauke

Kerajinan kulit buaya telah berkembang cukup lama di Merauke, kabupaten terdepan Indonesia yang berbatasan dengan Papua Nugini. Namun kerajinan ini masih mengandalkan bahan bakunya dari perburuan di alam liar. Untuk pembelian produk Anda bisa berbelanja melalui online yaitu situs www.papuacrocodile.com

Banyak produsen kerajinan kulit buaya di sini, jumlah yang dinaungi koperasi bentukan Pemerintah Kabupaten yakni 43 perusahaan kerajinan kulit buaya. Salah satunya ‘Mas Kulit’ yang punya galeri dan bengkel di Jalan Irian Seringgu Buti, Kelurahan Samkai, Merauke.

Sang pemilik, Bagus Prasetyo (Pras), menjelaskan soal proses mendapatkan kulit buaya hingga dibentuk menjadi tas atau sepatu.

Kulit buaya didapat bisa dari dua sumber, dari perusahaan penangkar yang tidak ada di Merauke dan dari perburuan di alam liar oleh masyarakat. Kebanyakan memang didapat dari perburuan oleh masyarakat. Buaya-buaya itu tentu diburu bukan di wilayah perkotaan, melainkan di daerah pedalaman Merauke, di rawa-rawa, sungai, atau muara. Masyarakat lokal yang lebih mengerti medan biasa berburu buaya. Perburuan juga tak sembarangan

Bila mendapat kulit dari buaya ukuran 20 inchi, kulit itu bisa disulap menjadi dua tas. Namun seringnya, kulit didapat dari buaya ukuran 12 sampai 15 inchi.

Dalam satu bulan, pengrajin-pengrajin industri rumahan di Merauke membutuhkan lima lembar kulit buaya. Namun untuk ‘Mas Kulit’, Pras mengaku bisa menghabiskan 15 hingga 20 lembar, karena barang produksinya cukup banyak

Dimulailah proses penyamakan. Langkahnya adalah mencelup kulit buaya mentah ke dalam pelbagai larutan kimia. Bahan-bahan kimia dibeli dari luar Merauke, yakni dari Pulau Jawa atau bahkan dari luar negeri.

Diangkatlah kulit buaya itu, warnanya sudah membiru. Dikatakannya proses ini belum final, masih ada beberapa larutan lagi yang perlu digunakan si kulit untuk mandi.

Kulit akan diinjak-injak atau memakai mesin supaya bahan kimia bekerja efektif. Setelah itu, barulah diangin-anginkan supaya kering. Tak perlu dijemur di bawah terik sinar matahari langsung karena cara itu malah bisa membuat kulit mengeras.

Source https://produkbuaya.wordpress.com https://produkbuaya.wordpress.com/2017/12/24/kulit-buaya-merauke-dari-harga-puluhan-ribu-hingga-puluhan-juta/
Comments
Loading...