Kerajinan Kulit ‘Sapindelick’ Di Kediri

0 131

Kerajinan Kulit ‘Sapindelick’ Di Kediri

Siapa sangka, usaha pembuatan aksesoris berbahan kulit yang ada di Jalan Dahlia Kampung Inggris Pare Kabupaten Kediri ini sudah merambah dunia international. Kerajinan berlabel Sapindelick ini sudah mulai dipesan konsumen luar negeri.

Pemilik kerajinan kulit Sapindelick, Tomy Krisnawan mengaku, usahanya ini dimulai pada tiga tahun yang lalu. Awalnya kakak Tomi yang mengenalkan kerajinan kulit. Dengan perlahan usaha Tomy ini mulai banyak dikenal dan akhirnya merambah ke negara lain. “Pelan-pelan namun pasti, kerajinan ini mulai banyak dikenal masyarakat,” jelas Tomy saat ditemui di stan pameran Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri.

Tomy memilih media sosial untuk mengenalkan kerajinan kulit buatannya ini. Menurutnya media sosial ini akan lebih banyak menjangkau lapisan masyarakat di segala usia. “Kalau pakai media sosial. lebih mudah dijangkau orang. Terlebih anak muda yang selalu mengamati media sosial ini,” ucapnya

Kakak beradik ini tidak hanya memproduksi ikat pinggang berbahan kulit, namun juga mulai membuat tas, dompet, strap jam, tempat kacamata maupun aksesoris busana lainnya.

Tomy dan kakaknya membandrol harga yang cukup terjangkau. Misalnya harga termurah adalah strap jam dengan harga Rp 350.000 per buah. Sementara, untuk dompet wanita seharga Rp 850.000 per buah, sedangkan dompet pria Rp 475.000 per buah.

“Harga yang kita patok tidak terlalu mahal. Saya rasa harga ini standart lah, dan terjangkau konsumen yang benar-benar menyukai aksesoris dari bahan kulit. Yang mahal itu tas, saya patok anatara Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta,” jelas Tomy.

Untuk pengerjaan satu barang, Tomy mengaku hanya membutuhkan waktu satu hari. Sedangkan saat ini dirinya mengerjakan usahanya dengan 3 orang karyawan. “Untuk pemesanan luar negeri juga sudah banyak baik eceran maupun partai banyak. Selain dari luar negeri kami juga sudah mengirim hasil karya kami ke hampir seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sejumlah negara yang sudah menerima produk Tomy diantaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, China. “Untuk pemasaran saya hanya bermodal Instagram saja tepatnya di @sapindelick. Dari situ kita hanya menggunakan foto,” pungkas Tomy.

Untuk saat ini hasil buat tangan Tomy bisa dilihat di stand pameran UMKM yang ada di pekan budaya yang diadakan oleh Pemkab Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul.

Source https://agtvnews.com https://agtvnews.com/2018/07/sapindelick-kerajinan-kulit-anak-muda-kediri.html
Comments
Loading...