Kerajinan Lampion Kerang Di Banyumas

0 240

Kerajinan Lampion Kerang

Salah satunya adalah kerajinan lampion kulit kerang yang digeluti Erik Ardian, warga Desa Bangorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi. Keuntungannya berlipat ganda, lantaran permintaan khususnya pasar ekspor meningkat. Usaha yang dilakoni Erik ini memang tergolong kreatif. Limbah laut berupa kulit kerang dirangkai menjadi lampion nan indah.

Maka jangan heran, karena unik dan nyentrik, buah kreasi tersebut tak hanya laku di pasar lokal saja. Tapi juga sangat digandrungi pasar ekspor, terutama negara Jepang dan Taiwan. Kulit kerang yang didapat dari sepanjang pantai di Banyuwangi, diolah dengan rendaman bahan khusus hingga warna menjadi putih bersih dan dijemur. Setelah kering kemudian dilaminasi atau ditempelkan ke cetakan selongsong. Perlu keahlian untuk bisa merangkai kulit kerang hingga terlihat indah.

“Ide membuat lampion ini bermula dari permintaan wisatawan mancanegara dari Bali. Mereka menginginkan lampu yang indah dan bernilai seni, ternyata karya kita cukup diminati  dan hingga akhirnya kini bisa menembus pangsa pasar ekspor ke Jepang dan taiwan,” ucapnya.

Produksi Erik bersama sejumlah teman, perbulan mampu membuat 300 sampai 400 buah lampion. Harganya berkisar antara 95 ribu hingga 135 ribu rupiah, untuk pasar lokal. Memasuki perayaan tahun baru Cina kali ini, permintaan lampion buatannya meroket. Bukan hanya dari lokal Banyuwangi dan Bali saja. Melainkan juga dari negara tujuan ekspor.

Source Kerajinan Lampion Kerang Di Banyumas Kerajinan Lampion Kerang Di Banyumas
Comments
Loading...