Kerajinan Lampu Antik Dari Limbah Alumunium Di Gunungkidul

0 110

Kerajinan Lampu Antik Dari Limbah Alumunium Di Gunungkidul

Limbah biasanya dibuang oleh orang-orang karena merupakan sampah. Namun seorang warga Gunungkidul, Yogyakarta ini bisa mengubah limbah aluminium bekas menjadi lampu hias antik.

Mulai tahun 2008, Muhamad Nurul Huda berkreasi membuat lampu hias dari limbah aluminium untuk rumah limasan dan Joglo. Dia bercerita bahwa dia mendapatkan inspirasi untuk membuat lampu ini dari lampu berdesain unik yang digantung di rumah-rumah klasik bangsawan berarsitektur Joglo.

Ide ini sebenarnya sudah dijalankan oleh ayahnya sejak tahun 1998 lalu, lo. Ayahnya, Haji Rusmani, dahulu bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik pengecoran aluminium. Lalu Haji Rusmani ini berkreasi membuat kerajinan, mulai dari kursi, meja, hingga lampu taman, yang semuanya dibuat dari bahan aluminium bekas.

Cairan aluminium itu kemudian dimasukkan ke dalam tempat pencetakan motif yang tadi sudah disiapkan. Setelah itu tinggal finishing. Mulai dari penghalusan, pewarnaan, hingga perakitan lampu hias semuanya diselesaikan menggunakan tangan untuk menjaga kualitas barang.

Lampu-lampu antik berbahan dasar limbah aluminium yang dibuat oleh Kak Huda ini sudah dijual ke kota-kota besar di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bandung, Bali, Mataram, hingga Sulawesi. Kak Huda juga menjual produknya di Asia, seperti Malaysia, Brunei Draussalam, dan Singapura. Dia bahkan menjualnya juga ke Eropa, seperti Yunani dan Belanda.

Kak Huda sering mengikuti pameran untuk mengenalkan produknya. Dia juga memasarkannya di media sosial. Dia membuat lampu sesuai pesanan, tapi rata-rata bisa membuat 50 sampai 100 lampu setiap bulannya. Maka itu, Kak Huda membutuhkan pegawai-pegawai yang membantunya memproduksi lampu ini.

Source http://bobo.grid.id http://bobo.grid.id/read/08678722/lampu-antik-ini-ternyata-dibuat-dari-limbah-aluminium?page=all
Comments
Loading...