Kerajinan Layang-layang Di Bogor

0 535

Kerajinan Layang-layang Di Bogor

Wilayah Cimande, Bogor ternyata ada satu keunikan dan potensi ekonomi dan budaya, disinilah dapat dijumpai pengrajin layang-layang. Layang-layang tentunya sudah sangat dikenal di seantero masyarakat Indonesia. Disetiap rumah penduduk dapat ditemui para pemuda, kaum ibu bahkan anak-anak sibuk membuat kerangka (arpu) menempel kertas dan mewarnai layang-layang, demikian juga dengan produksi benang layang-layang di beberapa rumah terlihat beberapa orang sibuk membuat benang layang-layang. Sentra pengrajin layang-layang Cimande dapat ditemui di Kampung Babakan, Kampung Cikodok, Kampung Bendungan, Kampung Legok dan Kampung Pabangbon.

Jalaludin salah seorang pengrajin di Kampung Legok mengungkapkan, bahwa asal-usul layang-layang di buat di Cimande tidak diketahui kapan pertama kali dimulai, namun konon katanya keahlian membuat layang-layang berawal dari seorang warga Sukabumi yang saat itu menuntut ilmu agama dan beladiri di salah satu pesantren di Cimande, ditengah kesibukan menuntut ilmu dan belajar silat Cimande, warga Sukabumi tersebut membuat layang-layang untuk dipergunakan sendiri, ternyata banyak juga warga yang menyenangi sehingga dibuat dalam jumlah yang banyak dan kemampuan membuat layang-layang ini di ajarkan kepada warga sekitar, hingga turun temurun sampai saat ini.
Upah membuat layang-layang memang tidak terlalu besar sebagai contoh upah membuat rangka (arpu) adalah Rp. 15 per buah, dalam satu hari rata-rata di hasilkan sekitar 200-250 arpu perorang, artinya penghasilan perorang mencapai Rp. 30.000 – Rp.37.500. Harga jual layang-layang itu sendiri di tingkat pengrajin berkisar sekitar Rp. 200 – Rp. 250 dan dijual dalam bentuk bal atau karung berisi 1.000 layang-layang.
Source http://headlinebogor.com http://headlinebogor.com/ragam/jurus-layang-layang-cimande-kabuoaten-bogor
Comments
Loading...