Kerajinan Layang – Layang Di Pasuruan

0 191

Kerajinan Layang – Layang Di Pasuruan

Permainan layang-layang hampir disukai semua umur dan kalangan. Itulah sebabnya bisnis pembuatan layang-layang tetap cerah sampai sekarang. Tak hanya layang-layang biasa, permintaan layang-layang hias berbagai bentuk juga sama tingginya.

Bisa dibilang layang-layang adalah mainan semua kalangan, baik anak-anak maupun dewasa. Karena itu, layang-layang sampai sekarang masih laris manis di pasaran. Salah satu perajinnyadengan omzet jutaan rupiah yang direngkuh Prima Artha Praditya, produsen layang-layang di Pasuruan, Jawa Timur. 

Sudah satu tahun ini Prima menjual layang-layang murah secara grosir. Untuk layang-layang polos ukuran panjang 58 cm dan bentang sayap 57 cm, harganya Rp 350.000 per 1.000 item. Adapun layang-layang ukuran sama namun bermotif harganya 380.000. “Bila membeli dalam jumlah lebih banyak harganya bisa turun,” kata Prima. 

Menurut Prima, motif paling populer adalah motif kartun karena disukai anak-anak. Untuk memproduksi layang-layang tersebut, Prima dibantu 17 karyawan. 10 karyawan bertugas membuat kerangka bambu, lima orang memasang kertas dan dua karyawan bertugas menyablon gambar.

Prima mengaku, penjualan layang-layang sampai saat ini sangat bagus. Bahkan, dia memiliki pelanggan tetap yang membeli dalam jumlah sangat banyak. Selain menjual langsung, Prima juga melayani pemesanan online. Dengan pemesanan online ini, dia bisa menjangkau pembeli di Jakarta dan Surabaya.

Dengan pasar yang luas, dalam sebulan Prima bisa menjual rata-rata 100.000 layang-layang. Jumlah itu bisa melonjak menjadi 200.000 layang-layang saat musim liburan tiba. Dari penjualan layang-layang itu, ia bisa mengantongi omzet sebesar Rp 35 juta per bulan. Dengan margin Rp 90 untuk tiap layang-layang yang dijual, Prima bisa mengantongi untung rata-rata Rp 9 juta per bulan. Hanya saja, marginnya akan berkurang jika ada satu pelanggan membeli 50.000 layang-layang sekaligus.

Source Kerajinan Layang - Layang Di Pasuruan Kerajinan Layang - Layang Di Pasuruan
Comments
Loading...