Kerajinan Lilin Di Kawasan Teluk Naga

0 285

Kerajinan Lilin Di Kawasan Teluk Naga

Sebuah pabrik pembuatan lilin di kawasan Teluk Naga, Tangerang tampak begitu sibuk memenuhi pesanan lilin merah dari para pelanggan. Pesanan lilin mulai dari ukuran setengah kali hingga 1.000 kali, yakni lilin dengan tinggi sekitar 18 cm hingga 180 cm.

Harga yang ditawarkan mulai dari 10.000 rupiah hingga 15 juta rupiah. Pemilik pabrik mengatakan, sejak beberapa bulan yang lalu sudah mulai kebanjiran pesanan. Para pelanggan ini juga ada yang berada di luar Jakarta yang sebagian bear merupakan masyarakat Tionghoa.

Freddy, produsen lilin, “Penjualan se Jabotabek, dari Pontianak sampai ke Bangka. Kemungkinan bisa 5 kali lipat lah dari hari-hari biasa.”

Lilin-lilin yang dijual disini maih dibuat secara manual. Meski efisiensi produksi lebih rendah, namun pabrik ini terus kebanjiran pesanan. Sementara dalam proses pembuatan, para pelanggan dapat meminta nama mereka ataupun nama perusahaan untuk dituliskan di atas lapisan plastik.

Pemilik pabrik berharap dengan begini mampu mendorong uaha yang sudah berjalan puluhan tahun ini agar dapat menciptakan inovasi-inovasi baru.

Freddy, produsen lilin, “Kalau dulu, kadang-kadang dia pakai cetakan pakai bahan seng yang berkarat kan. Kalau sekarang kita kebanyakan pakai stainless. Setiap cetakan itu udah ada airnya. Kalau dulu hanya cetakan, terus kita. Cetakan dengan air itu terpisah, jadi kita cetak dulu, habis itu baru cemplungin ke air nya gituh. Kalau sekarang enggak perlu. Kalau sekarang cetakan sudah ada air di dalamnya.”

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, penyalaan lilin di tahun baru imlek memiliki arti tersendiri. Yakni sebagai pembawa keberkahan, rejeki, serta penerang kehidupan.

Source http://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com http://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/2018/07/freddy-produsen-lilin-di-kawasan-teluk.html
Comments
Loading...