Kerajinan Limbah Ampas Kopi Di Bandung

0 316

Kerajinan Limbah Ampas Kopi Di Bandung

Ampas kopi yang berada di dasar gelas biasanya kita tinggalkan begitu saja setelah meneguk habis kopi yang kita minum. Hal tersebut tak berlaku bagi seorang Ghidaq Al-Nizar, seniman ampas kopi yang memberi nama hasil karyanya dengan tagar #zerowastecoffee.

#zerowastecoffee berarti kopi tanpa sisa. Hal tersebut dikarenakan ia menggunakan ampas kopi yang tersisa dari kopi yang ia minum. Uniknya lagi media yang ia gunakan untuk berkarya bukan di kanvas melainkan peralatan di sekeliling kita sehari-hari yang berkaitan dengan kopi seperti gelas, piring, dan satu lagi yaitu daun yang telah kering. Semua hasil karya uniknya tersebut ia kumpulkan dengan rapi di album foto online instagram.

Berkat karya uniknya tersebut ia pun mendapatkan banyak tawaran wawancara dari media internasional seperti My Modern Met, 9Gag, Metro Russia St. Petersburg, Websta_Me, media-media dari Ukraina hingga agen foto seperti Rex Features menawarinya bekerja sama. Tak hanya berkarya ternyata pemuda asal Bandung, Jawa Barat ini juga turut serta menyalurkan kepeduliannya dengan fauna harimau sumatera pada Global Tiger Day.

Pada karya pertamanya yang berjudul “Paws with No Claws” (Lengan Tanpa Cakar), Ghidaq menjelaskan, “Karya ini saya interpretasikan dari keadaan harimau yang “tidak memiliki cakar” untuk melindungi diri, karena secara implisit cakarnya telah dimiliki oleh manusia yang memburu, memperdagangkan serta merusak habitat harimau.”

Ghidaq memberikan sentuhan unik yaitu sidik jarinya. “Saya memberikan cap sidik jari pada loreng harimau karena loreng harimau itu identik, sama seperti sidik jari manusia. Cap sidik jari saya ini juga merupakan lambang dari keselerasan yang dapat kita bagikan kepada dunia dengan menjaga hutan demi kelestarian harimau.”

“Saya kira keikutsertaan saya dalam kampanye ini adalah bukti nyata bahwa selalu ada hal yang mampu kita lakukan untuk kebaikan, meskipun kecil. Saya ingin mengajak generasi muda untuk menjaga hutan yang menjadi habitat harimau. Melindungi hutan tidak hanya berfungsi untuk melindungi harimau, tetapi juga melindungi manusia dari bencana alam seperti banjir, kekeringan dan tanah longsor,”ujar seniman yang berlatar belakang Sastra Inggris dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Source https://www.goodnewsfromindonesia.id https://www.goodnewsfromindonesia.id/2016/04/11/inilah-kreasi-ampas-kopi-yang-mendunia
Comments
Loading...