Kerajinan Limbah Kulit Telur Di Depok

0 351

Kerajinan Limbah Kulit Telur Di Depok

Pengrajin kerajinan yang memanfaatkan sampah dari kulit telor mengeluh kurang modal dalam mengembangkan usahanya sehingga sulit untuk menyiapkan koleksi dalam jumlah besar. Nasrudin seorang pengrajin barang-barang kerajinan dari kulit telor menyatakan ingin dapat mengembangkan usaha yang dirintisnya sejak  2013, namun karena kurangnya modal sehingga pembuatan barang-barang kerajinan dari kulit telor belum dapat memenuhi permintaan pasar.

“Modalnya belum ada ya jadi masih sedikit koleksi yang dapat dibuat sehingga baru beberapa pesanan yang dapat kita siapkan,” ucapnya kepada media online bersinergi.com di rumahnya Jalan Bojong Binong RT 04/01,  Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Depok.

Dijelaskannya, semua kerajinan terbuat dari kulit telor yang didapatkannya dari tukang nasi goreng. Hampir tiap malam, katanya, keliling ke tempat-tempat penjual nasi goring mengambil sampah kulit telor kemudian kulit telor tersebut direndam dengan cairan penghilang bau amis dan esok harinya dijemur sampai kering agar mudah ditempelkan pada kerangka kerajinan yang sudah dibentuk dari triplek bekas.

“Ya hampir tiap malam saya keliling ke tempat orang jualan nasi goring untuk ambil sampah kulit telornya, tapi kalau sudah banyak stok bisa 3 hari sekali,” ungkapnya.

Nasrudin melanjutkan, dari sampah kulit-kulit telor ini dapat dimanfaatkan menjadi barang-barang kerajinan yang bermanfaat, di ataranya tempat tisu, tempat alat tulis, tempat perhiasan, tempat sendok, jam dinding, lampu custom, lampu tidur, vas bunga dan beberapa miniature, seperti monas, tugu kujang dan lainnya.

“Semua barang kerajinan dari kulit telor ini dapat dijadikan souvenir dan harganya sangat terjangkau. Setiap kerajinan dijual dengan harga mulai Rp30.000 hingga Rp600.000 rupiah dan semua barang dapat dipesan antar cukup menguhungi  Hp. 085693151507,” tandasnya sekaligus berpromosi.

Nasrudin berharap kepada pemerintah setempat dapat membantu dalam mengembangkan usahanya, baik bantuan berupa pelatihan usaha dan pemberian tambahan modal.

Source http://bersinergi.com http://bersinergi.com/read/20160324/160/pengrajin-kerajinan-kulit-telor-butuh-tambahan-modal
Comments
Loading...