Kerajinan Limbah Plastik Di Bangka

0 179

Kerajinan Limbah Plastik Di Bangka

Solmi, salah seorang warga desa Penagan Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka memulai pekerjaan membuat kerajinan dari cangkir plastik sisa minuman atau barang bekas ini sejak enam bulan yang lalu. Dari sisa cangkir minuman tersebut berbagai peralatan rumah tangga dihasilkannya.

Piring, tempat sendok, tas, tudung saji, keranjang serba guna, tempat rantang, merupakan sedikit dari hasil kreasi ibu yang hobi merajut ini.

“Sebetulnya ini bukan pekerjaan ya, saya baru enam bulan memulainya dan waktunya pun ketika sedang santai,” sebut Solmi kepada bangka pos.

Solmi mengucapkan, bahan untuk membuat kerajinan ini mudah di temui di lingkungan masing-masing. Ada cangkir bekas minuman, lem, senar pancing dan tali rapia.

Untuk membuat kerajinan ini, Solmi menerangkan, Potong bagian atas cangkir plastik sisa minuman, lalu dibersihkan. Jika sudah banyak satukan dengan tali rapia, kemudian lem. Untuk memperkuatnya ikat pakai senar pacing yang halus agar tidak kelihatan.

Solmi menuturkan, harga jual barang-barang kerajinan dari sisa gelas minuman tersebut mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 200 ribu.

“Kalau piring harga satuannya Rp 10 ribu, tudung saji Rp 200 ribu, tas Rp 120-150 ribu,” ucap Solmi

Menurut Solmi, barang-barang kerajinan dari sisa minuman ini mempunyai nilai ekonomis. Selain itu juga sebagai alternatif memanfaatkan barang sisa pakai.

Barang ini bisa dipesan sesuai selera dan keinginan pembeli. Namun tidak bisa langsung diambil karena keterbatasan bahan pokok dan pengrajin.

“Kami masih ada kesulitan, terutama bahan. Biasanya kami membeli dari pengepul barang bekas di Pangkalpinang, pernah juga sampai Jebus mencari sisa botol bekas,” terang Solmi.

Source http://bangka.tribunnews.com http://bangka.tribunnews.com/2015/06/02/gelas-minuman-bekas-menjadi-barang-berharga?page=2
Comments
Loading...