Kerajinan Limbah Sikat Gigi Karya Mahasiswa UMY Di Yogyakarta

0 181

Kerajinan Limbah Sikat Gigi Karya Mahasiswa UMY Di Yogyakarta

Sikat gigi merupakan salah satu benda yang telah menjadi kebutuhan manusia. Kebutuhan sikat gigi akan semakin banyak, sehingga limbah sikat gigi semakin meningkat. Hal ini menimbulkan tantangan baru untuk lingkungan, mengingat komposisi pembentuk dari sikat gigi hampir seluruhnya adalah plastik yang tidak ramah lingkungan. Sangat jarang dijumpai ada daur ulang terhadap limbah sikat gigi.

Atas kondisi ini, lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang beralamat di Jl. Ring Road Barat, Tamantirto, Kasihan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan terobosan baru dengan membuat gantungan kunci berbahan limbah sikat gigi. Mereka adalah Farid Kurniawan, Aditya Wibawa Mukti, Liawati, Devi Azzahra Anwar dan Alfi Arifai. Produk mereka ini dinamai BSG (Batang Sikat Gigi).

“Butuh waktu 100-500 tahun bagi bakteri untuk bisa mengurangi limbah plastik agar bisa menyatu dengan tanah. Bisa dibayangkan berapa jumlah penduduk bumi dan masing-masing tentunya akan menghasilkan limbah sikat gigi lebih dari satu dan diperlukan tindakan untuk menanggulangi hal tersebut,” ujar Farid.

Limbah sikat gigi yang telah dikumpulkan tidak serta merta langsung diolah menjadi gantungan kunci. Mereka paham bahwa di sikat gigi banyak terkandung bakteri. Sebelum dipotong menjadi gantungan kunci, limbah sikat gigi tersebut direbus dengan air yang mendidih untuk menghilangkan bakteri yang ada di dalamnya. Barulah setelah limbah sikat gigi tersebut dibuat steril, masuki tahap pemotongan hingga menjadi beberapa bagian yang nantinya akan dipasangkan kawat penggantung untuk gantungan kunci.

Dengan keterampilan yang cukup mempuni, mereka berhasil menciptakan berbagai kreasi gantungan kunci yang menarik dan unik. Kegiatan mereka pun menjadi suatu bisnis baru yang nantinya bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Satu gantungan kunci dijual dengan seharga Rp 2.000.

Selain itu mereka juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan sikat gigi bekasnya. Sebagai imbalan orang yang memberikan sikat gigi bekas akan mendapatkan satu buah gantungan kunci BSG.

“Semoga orang-orang bisa terinspirasi dan mengolah limbah tidak terpakai lainnya dan kami berharap ada ide lagi untuk pengembangan olahan limbah sikat gigi ini jadi tidak sekedar gantungan saja, selama bisa bermanfaat kenapa gak,” harap Farid.

Source https://www.brilio.net https://www.brilio.net/news/limbah-sikat-gigi-dikreasi-jadi-gantungan-kunci-unik-kreatif-1506251.html
Comments
Loading...