Kerajinan Limbah Styrofoam Di Denpasar

0 282

Kerajinan Limbah Styrofoam Di Denpasar

Kerajinan daur ulang berbahan baku “styrofoam” asal Desa Puri, Denpasar, Bali, menembus pasaran di beberapa negara Eropa dan dikenal konsumen mancanegara.

“Produk kerajinan yang disukai konsumen seperti berbentuk jam dinding. Barang daur ulang itu telah menembus pasar Eropa sejak dua tahun terakhir,” kata Kadek Netty Sri Lestari, perajin yang khusus memproduksi mata dagangan itu.

Dia mengatakan, jam dinding berbahan “styrofoam” tersebut diekspor ke Italia dan Belanda. Kuotanya cukup lumayan, sekitar 500 unit setiap bulan dikirimkan ke negara pemasaran barang di luar negeri.

Selain diekspor, tambah Netty, kerajinan yang dihargai sampai Rp 60 ribu itu juga diminati oleh konsumen pasar domestik, khususnya Lombok dan Sumatera.

Netty menjelaskan, guna meningkatkan penjualan, pihaknya berusaha memperluas promosi, bekerja sama dengan para pemilik pusat oleh-oleh yang ada di seluruh Bali. “Kalau sudah ada dijual di sejumlah toko oleh-oleh membuat lebih banyak orang tahu, hal itu bisa memperluas pemasaran,” ucapnya.

Ia mengaku, setiap hari bersama sejumlah tenaga kerjanya dapat memproduksi kerajinan tersebut sebanyak 25 sampai 50 unit setiap harinya. Seperti diketahui cendera mata yang dibuat dalam berbagai rancang bangun oleh perajin Pulau Dewata mampu menyumbangkan kontribusi sebesar 4,70 persen dari total ekspor Bali sebesar 159,13 juta dolar AS selama empat bulan pertama.

Source Kerajinan Limbah Styrofoam Di Denpasar toko gabe
Comments
Loading...