Kerajinan Logam Di Desa Pesarean

0 217

kerajinan Logam Di Desa Pesarean

Kilauan mesin las dan kebisingan hentakan mesin potong sudah menjadi rutinitas di hampir semua rumah di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Desa yang terletak 10 km dari Kota Tegal ini bukan kampung biasa. Hampir seluruh warganya berprofesi sebagai ahli logam.

Di salah satu rumah yang garasinya disulap jadi bengkel, Samawi tengah berjongkok memotong-motong pelat besi dengan pisau sederhana. Mengenakan sarung tangan, tangannya dengan cekatan membuat pola garis sebelum mengirisnya menjadi bentuk menyerupai bunga. Menurutnya, lempengan yang sedikit lebih tebal dari seng tersebut akan dibuat menjadi wajan dan penggorengan.

Selemparan batu dari Samawi, para tetangganya juga melakukan pekerjaan serupa. Mereka sibuk membentuk lempengan besi jadi berbagai perkakas logam, namun dilakukan dengan alat yang yang lebih canggih yakni mesin bubut.

Menurut Samawi, lebih dari 60% warga di Pesarean terlibat di industri logam rumahan. Keahlian warga desa ini didapatnya secara turun-temurun sejak zaman Kolonial Belanda. Saking banyaknya pabrik perajin logam, tak heran jika Pesarean kerap disebut Jepang-nya Indonesia.

“Jepange Indonesia sudah dari dulu. Aku belum lahir sudah banyak kerajinan logam begini. Turun-temurun keahliannya, ada juga yang belajar dari SMK,” ucap Samawi dengan logat ngapaknya ditemui pekan lalu.

Selain memproduksi wajan, tangan Samawi juga mahir dalam membuat barang-barang perkakas logam lainnya. Menurutnya, tak terhitung berapa banyak jenis produk-produk logam yang dihasilkan di Pesarean.

Sebutan Jepangnya Indonesia merujuk pada industri logam rumahan yang berada di dua kecamatan di Tegal yakni Adiwerna dan Talang. Namun jika dibandingkan desa lainnya di kedua kecamatan tersebut, jumlah industri logam di Pesarean bisa dibilang paling menggurita.

Industri peleburan dan perajin logam saat ini terfokus di Kecamatan Adiwerna yang tersebar di Desa Tembok Luwung, Kalimati, Adiwerna, dan Pesarean. Sementara di Kecamatan Talang, tersebar di Desa Pesayangan, Talang, dan Kebasen.

Dua kecamatan tersebut merupakan sentra produksi kerajinan logam seperti penggorengan, kompor, alat pertanian, dragon, berbagai produk otomotif, perkapalan, pertukangan, komponen mesin industri, alat-alat listrik, dan perkakas logam lainnya.

Ibnu, perajin spesialis tabung mesin pompa, mengatakan industri logam di desanya membuat para anak muda tak perlu merantau ke kota besar mencari kerja. Pasalnya, satu industri rumahan bisa menyerap puluhan tenaga kerja.

“Jadi enggak perlu merantau ke Jakarta kayak desa lain. Di sini kalau dibilang 60% lebih pada kerja di logam. Sudah turun-temurun ya. Pasarnya juga sudah luas sekali produk logam, ini banyak pesan dari Jakarta dan kota lain,” kata Ibnu.

Source https://kumparan.com https://kumparan.com/idris-muhammad1522456599323/karena-keahlian-warganya-desa-di-tegal-ini-dijuluki-jepang-nya-ri
Comments
Loading...