Kerajinan Lukisan Bahan Bekas Di Purwokerto

0 319

Kerajinan Lukisan Bahan Bekas Di Purwokerto

Lelaki asal Purwokerto ini kiranya patut diacungi jempol, di usianya yang masih muda, telah banyak menelurkan karya lukisan yang dibuatnya dari berbagai media, seperti pelepah pisang, rambut, cat minyak, tisu, serbuk gergaji, ampas kopi, gypsum hingga bulu ayam hingga kerajinan dalam botol. Teguh bukanlah seniman yang bukan berasal dari keluarga seniman, kemampuan melukis didapat secara oodidak, tanpa mengikuti pendidikan khusus , semua didapatnya secara mengalir begitu saja seperti aliran air di sungai.

Sejak masih balita, saat masih berusia 4 tahun dan masih duduk bangku taman kanak kanak, bakat seninya sudah mulai terlihat, ini dibuktikan dari kebiasannya membawa kertas menggambar dan pensil untuk menggambar, kemana mana peralatan itu selalu dibawanya. Bahkan pernah pada satu ketika, ia pernah protes tidak mau mandi atau pergi ke sekolah sebelum diberi kesempatan untuk menggambar. Orangtua Teguh sempat keheranan melihat kebiasaan anaknya itu tetapi mereka tidak marah namun malah memberi sokongan dengan menyediakan alat alat untuk keperluan menggambar.

“Saya tidak belajar secara khusus, semua saya dapatkan secara otodidak, saat masih kecil saya seperti punya ritual tersendiri, di mana saya selalu mengawali sebuah aktifitas dengan menggambar terlebih dahulu”, kata Teguh Prijono.

Menurut pria ini untuk menyalurkan hobi itu tidak harus mengeluarkan biaya yang banyak, tetapi asal kita mau dan dengan sedikit kreatifitas, barang bekas maupun limbah yang sudah dianggap sampah oleh masyarakatpun bisa dijadikan media karya lukisan.

“Tidak selalu harus keluar biaya yang mahal kalau kita ingin menyalurkan sebuah hobi, kalau kita mau dan kreatif, barang bekas yang dianggap sampah sekalipun bisa kok dijadikan barang bernilai seni tinggi, hitung hitung ikut mengurangi sampah”, ujar Bapak satu anak ini.

Teguh mengaku ide untuk membuat lukisan dengan menggunakan berbagai media itu datang begitu saja tanpa direncanakan, seperti ketika ia sedang nongkrong di kebun pisang di belakang rumahnya, atau saat berada di salon pangkas rambut atau bahkan ketika sedang berada di warung kopi.

Ternyata hasil karya lukis pria berperawakan kurus ini banyak di minati orang, ini ditandai dengan banyaknya lukisan yang dipesan peminat yang tidak hanya datang dari sejumlah daerah di tanah air, bahkan hingga ke mancanegara. Kisah perjalanan Tege sapaan akrab teguh meniti karir sebagai seniman lukis tidak berjalan mulus tapi juga banyak menemui rintangan tapi itutidak membuatnya patah semangat dan dianggapnya sebagai cambuk untuk lebih bersemangat dalam berkarya.

Source ribunnews.com http://wartakota.tribunnews.com/2018/01/15/teguh-prijono-pelukis-otodidak-yang-pernah-disangka-gila-hingga-diajak-kawin-cewek-bule?page=2
Comments
Loading...