Kerajinan Lukisan Dari Limbah Kaleng Di Jakarta Timur

0 302

Kerajinan Lukisan Dari Limbah Kaleng Di Jakarta Timur

Berangkat dari keperdulian Ibunda Rosi Haryati pada lingkungan, ia bersama semua anggota keluarga membuat outlet Sanggar Kaleng. Outlet ini memiliki galeri yang beralamat di Jl. Pulo Gadung Rt 1 Rw 1 No. 42. Usaha ini dirintis mulai tahun 2011.

Meskipun bahannya murah dan kesannya sederhana, namun ternyata butuh pendidikan khusus agar bisa menghasilkan karya bernilai jual tinggi. Proses pelatihan yang intensif memerlukan waktu selama 1 tahun, isinya tentang pengelolaan bahan berupa kaleng bekas yang diubah menjadi lukisan dengan menggunakan teknik emboss painting.

Ibunda Rosi Art, sapaan beliau, mendapatkan pengarahan langsung dari suami. Lukisan emboss pada dasarnya mengukir sebuah desain pada permukaan sehingga tampak terangkat. Hal tersebut dapat dilakukan pada suatu bidang yang lebih keras dibanding kanvas, seperti alumunium foil atau permukaan yang lebih lembut dan fleksibel seperti kain.

Untuk sobat Warga Desa yang suka melukis, seni jenis ini sangat bagus untuk dijadikan wahana baru guna menemukan improvisasi kemampuan yang lebih baik. Tidak hanya dapat meningkatkan kreativitas, tapi juga menggairahkan indra pengamatan. Hasilnya pun selalu terlihat cantik sekali setelah anda menyelesaikan keseluruhan pedoman lukisan.


Lain pula bila anda memang mengkhususkan diri untuk terjun ke bidang seni ini. Ibunda Rosi saja, sampai saat ini hanya mampu memproduksi sekitar 1 sampai 2 lukisan dalam setiap jenjang proses pembuatannya. Tahapan pertama dimulai dengan pembuatan sketsa setelah bahan alumunium foil dipotong sesuai ukuran dan dibersihkan. Kaleng bekas digambar menggunakan pensil atau batang kayu tumpul hingga membentuk relief serupa kaligrafi. Teknik ketok satu persatu menggunakan palu untuk menghasilkan sketsa, juga seringkali dilakukan.

Pada proses selanjutnya inilah yang paling sulit. Mencampur bubuk embossing dengan cat putih, lalu ditoreh secara merata agar dapat menemukan proporsi warna yang memikat. Cat yang masih menempel di kaleng harus dibersihkan terlebih dahulu, sebelum dilukis oleh warna cat lainnya. jadi pola membersihkannya cenderung tidak menggunakan tangan atau kain lap, wajib dilakukan oleh pisau kecil atau cutter. Baru kemudian, kaleng masuk dalam proses penghalusan menggunakan amplas. Lukisan kaleng ini bisa dipergunakan sebagai hiasan di rumah ataupun menjadi hadiah untuk rekan kerja, serta bisa dijadikan plakat untuk semua perusahaan.

Sumber daya lukisan buatannya diperoleh dari para pemulung yang biasa mengumpulkan barang bekas sisa-sisa warung, toko, dsb. Modal awalnya Rp. 500 ribu dan berkat memanfaatkan teknologi, hasil karyanya kemudian dijual secara online, disamping juga mengandalkan keramaian di pusat-pusat perbelanjaan dan berbagai ajang pameran seperti Jakarta Fair.

Penjualan pertama karya Ibunda Rosi dibeli oleh wisatawan asal India pada tahun 2012. Alumunium CFD ukuran 0,2 terpilih sebagai bahannya untuk dijadikan bentuk lukisan serupa patung yang terdapat di Jl. Thamrin.

Source http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id/2018/02/kaleng-bekas-diubah-jadi-lukisan-ibunda.html
Comments
Loading...