Kerajinan Lukisan Karya Difabel Di Solo

0 363

Kerajinan Lukisan Karya Difabel Di Solo

Salwa, begitu sapaannya, adalah remaja difabel yang tidak memiliki lengan. Ia difabel sejak lahir atau biasa disebut cacat bawaan. Dalam bahasa medisnya, kelainan kongenital. Di balik kondisi fisiknya, Muhamad Salwa Aristotel  memiliki talenta melukis. Bahkan kemampuannya melukis, telah membawanya melakoni sebuah pengalaman yang jarang bisa dilakukan masyarakat umum.

Ia memiliki kesempatan untuk menggambar sketsa wajah keluarga Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence saat melakukan kunjungan kerja ke Istana Merdeka, Jakarta pada bulan April 2017 silam. Lukisan itu digarapnya menggunakan kedua kakinya.

salwa

Salwa saat ini sedang menanti hasil Ujian Nasional SMP. Salwa sendiri merupakan siswa kelas IX SMP LB D Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo. Persentuhannya dengan dunia melukis dilakoninya sejak dua tahun lalu. Ia mengaku menemukan gelora hati dalam dunia seni melukis.

“Saat kelas dua (SMP) itu, ada guru lukis yang memintaku untuk ikut kelas melukis. Gurunya namanya Mas Jaka Triwiyana, mahasiswa ISI Solo. Ketika ditanyai apa mau melukis, saya ya langsung bilang mau. Padahal saya sama sekali belum pernah melukis, ” ujar Salwa.

Dua tahun ikut kelas melukis, membuat dia lihai mencoret-coret kanvas dengan cat air. Saat itu favoritnya adalah menggambar pemandangan. Saat awal-awal melukis, Salwa sama sekali tidak mengalami kendala.

Awalnya kemampuannya melukis hanya diketahui oleh teman-teman sekolahnya. Tetapi peristiwa kunjungan kerja ibu negara Iriana Joko Widodo dan istri Wapres, Mufidah Jusuf Kalla di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Februari lalu menjadi awal langkah Salwa untuk menunjukkan eksplorasi seni lukisnya. Kala itu dipamerkan lukisan karya anak-anak SLB Negeri Solo.

Dalam kunjungan kerja Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) itu, Iriana Jokowi dan Mufidah Kalla membeli karya anak-anak difabel itu. Lukisan yang dibeli menggambarkan wajah istri Presiden dan Wakil Presiden RI. Pada saat itu, Iriana Jokowi juga meminta kepada guru SLB Negeri untuk dicarikan empat pelukis difabel yang akan dibawa ke Istana Bogor. Keempat pelukis difabel direncanakan untuk melukis istri tamu negara dalam KTT IORA.

Source http://www.bbc.com http://www.bbc.com/indonesia/39971257
Comments
Loading...