Kerajinan Lukisan Pelepah Pisang Di Tabanan, Bali

0 273

Kerajinan Lukisan Pelepah Pisang Di Tabanan, Bali

I Made Darmayasa, termasuk salah satu seniman di Bali yang sangat kreatif dalam mencari terobosan. Seniman lukis asal Banjar Dukuh Pulu, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan ini menghasilkan terobosan baru yakni melukis menggunakan pelepah pisang, bukannya cat. Dialah pun pegang hak paten lukisan pelepah pisang.
Berbeda dengan karya seni lukis umumnya yang membutuhkan kain canvas, cat, dan kuas, lukisan medium pelepah pisang ala Made Darmayasa menggunakan bahan-bahan yang sepenuhnya dari alam dan murah. Bahan pokok yang dibutuhkan berupa pelepah pisang kering yang bisa dicari di ladang sendiri ataupun kebun tetangga.
Terobosan karya seni lukis menggunakan medium pelepah pisang ini sudah dimulai Made Darmayasa sejak tahun 2009 silam. Karena getolnya melukis natural menggunakan pelepoah pisang. Kerja kerasnya membuahkan hasil, karena lukisan pelepah pisah karya Made Darmayasa telah mendapatkan hak paten sejak 25 Juli 2015.

Arah hidupnya berupah sejak mulai menekuni karya seni lukis pelepah pisang tahun 2009. Awalnya, saat itu dia mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) yang diadakan Bali Diklat Indinesia di Aula Kantor Desa Mambang. Saat itu, ada materi pelatihan pembuatan ‘kertas pisang’.

 Bagi Darmayasa, membuat kertas pisang sebagi gambar, dirasanya terlalu rumit dan panjang prosesnya. Pasalnya, beragam tahapan harus dilakukan mulai dari memblender, mengisi bahan kimia, hingga membuat gambar. Lagipula, ada tahap menjemur pula.
Dari situlah Darmayasa kemudian berpikir untuk mencobak hal yang simple dan natural dalam menciptakan karya seni. Dibuatlah lukisan dari bahan pelepah pisang. Sedangkan sebagai kanvasnya, digunakan triplek. Setelah dicoba, ternyata hasilnya bagus, meski kurang sempurna.
Hasil lukisan pelepah pisang pertama yang dibuat Darmayasa adalah berupa pemandangan alam sawah. Lahir kemudian beberapa karya seni berikutnya yang semakin bagus dan enak dipandang. “Jika dilihat dari kejauhan, seperti asli dengan dasar warna keemasan pelepah pisang itu,” kenang Darmayasa.
 Cukup bahan-bahan alam yang mudah didapat, seperti pelepah pisang, triplek, dan lem untuk merekat. “Dengan modal bahan hanya Rp 50.000 saja, sudah bisa bikin lukisan pelepah pisang ukuran besar 110 cm x 90 cm,” terang Darmayasa.
Pembuatan satu karya seni lukis pelepah pisang biasanya membutuhkan waktu ksaran 7-15 hari. Bila membuat lukisan sesuai keinginan si pemesan, kata Darmayasa, cukup dikerjakan dalam 7 hari. Jika membuat lukisan sesuai dengan mood (bathin) diri sendiri, prosesnya bisa sampai 15 hari.
Source Kerajinan Lukisan Pelepah Pisang Di Tabanan, Bali Kerajinan Lukisan Pelepah Pisang Di Tabanan, Bali
Comments
Loading...