Kerajinan Mainan Pesawat Kertas Di Jember

0 326

Kerajinan Mainan Pesawat Kertas Di Jember

Di tengah maraknya jenis permainan elektronik moderen, seorang perajin di Jember, Jawa Timur, eksis memproduksi kerajinan unik berupa pesawat dari rangkaian kayu dan kertas layang-layang. Kendati pengerjaannya sederhana dan menggunakan bahan-bahan murah, namun pesawat tradisional ini mampu terbang stabil selama hampir 20 detik dengan mengandalkan energi kinetik tali karet.

Seorang pria berkacamata yang ditemani rekan wanitanya, tengah sibuk merancang pesawat mainan. Tempat kerja mereka di teras rumah yang ada di RT 1, RW 2, Dusun Glundengan, Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember. Keduanya bernama Moch. Onie Suryanto dan Evi Sulistianingsih.

Bapak 4 orang anak itu sudah 4 tahun menekuni kerajinan pesawat mainan bertenaga karet, meski sederhana saat ditonton, namun membuatnya sangat sulit. Butuh kejelian dan ketelitian ekstra. Usahanya sudah banyak dipesan pelanggannya hingga ke berbagai kota di Indonesia.

Saat ini omsetnya sudah mencapai Rp 15 juta per bulan. Omset sejumlah itu bakal berkali lipat sebab pelanggan barunya di Venezuela mulai siap memesan mainan karyanya.
Barang dagangan dinilai relative murah, satu unit pesawat mainan yang terbuat dari gabus bisa dibeli dengan harga Rp 15 ribu. Sementara untuk tipe mini stick dibandrol Rp 20 ribu. Sedangkan khusus tipe skala yang biasa dimainkan para penghobi dijual tak lebih dari harga Rp 100 ribu.
Kerangka pesawat mainan bisa dibuat dari triplek bekas, namun untuk menghasilkan mainan yang optimalkan, triplek bisa diganti dengan kayu balsa. Sebuah kayu olahan yang menyerupai triplek namun bebannya jauh lebih ringan, sedangkan bahan lainnya cukup mencari kertas layangan, lem, dan karet pentil, yang bisa digunakan untuk tutup angin ban sepeda.
Setelah semua bahan tersedia, kayu balsa dipotong sesuai pola. Potongan kayu kemudian dirangkai dengan lem, setelah membentuk rangka pesawat, kertas layangan pun ditempel. Baling-baling pun dipasang dengan sambungan karet pentil, setelah bodi pesawat sudah dirasa memiliki kesimbangan, pesawat mainan pun siap diterbangkan ke udara.
Memainkannya sangat mudah, baling-baling pesawat diputar searah jarum jam. Setelah memiliki putaran yang cukup kuat, baru kemudian baling-baling dilepas dari pegangan. Tenaga baling-baling menghasilkan hembusan udara membuat pesawat merayap terbang. Pesawat mainan bisa terbang diudara sampai 12 detik, diklaimnya bakal mampu terbang 35 detik jika karet pentil diganti dengan karet asli buatan inggris.
Source http://pojokpitu.com http://pojokpitu.com/baca.php?idurut=30621
Comments
Loading...