Kerajinan Manik Manik Di Nganjuk

0 435

Kerajinan Manik Manik Di Nganjuk

Merangkai manik-manik kerap dinilai pantas sebagai kegiatan pengisi waktu luang. Namun bila ditekuni, rangkaian manik-manik nyatanya bisa menghasilkan tak kurang dari Rp50 juta per bulan.

Supiyah Arti, mulanya iseng membuat tas berbahan nilon seperti yang dimuat di majalah mode pada 1998 lampau. Berbekal kemampuan merajut, ia berhasil membuat sebuah tas jinjing khusus perempuan. Tas perdana karyanya lantas ditaksir seorang kenalan. Hasil penjualan pertama kemudian digunakan membeli bahan untuk membuat tas kedua dan ketiga.

Tren lantas bergeser, tas berbahan tali kur mengemuka. Mengikuti zaman, perempuan yang tinggal di Dusun Payaman, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur itu lantas membuat tas berbahan tali serupa.

Gelombang perubahan terus berjalan, lantas tren fesyen “berkilau” mencuat. Tak ingin ditinggal pasar, ibu dua anak tersebut juga merangkai monte dan manik-manik yang lebih bling-bling. “Saya selalu mengikuti tren meski tas bahan nilon, tali kur masih buat, tapi kini lebih banyak tas manik-manik dan monte,” jelasnya menggambarkan sejarah berkerajinan, Minggu.

Source Kerajinan Manik Manik Di Nganjuk Kerajinan Manik Manik Di Nganjuk
Comments
Loading...