Kerajinan Manik Manik di Surabaya

0 202

Kerajinan Manik Manik di Surabaya

Walau timbul tenggelam, bisnis pembuatan perhiasan dari manik-manik terus mengkilap. Cocok untuk anak baru gede, pasar terbesar perhiasan manik-manik ini adalah ibu-ibu dan mahasiswi. Untuk berusaha di bidang ini memerlukan kreativitas untuk membuat desain menarik.

Bisnis perhiasan terus menunjukkan prospek yang bagus. Perkembangannya mengikuti tren yang ada di masyarakat, tak terkecuali usaha perhiasan berbahan manik-manik.

Salah satu perajin manik manik adalah Riski Hapsari pemilik Koleksi Kikie di Jl. Rungkut Asri Barat XIV No.3, Rungkut Kidul, Rungkut, Kota Surabaya. Dari bisnis ini, Riski mampu mengantongi omzet Rp 7 juta per bulan. Tak hanya untuk pasar dalam negeri, produksi Riski sudah menembus pasar Malaysia, Singapura, Australia dan Jepang.

Harga manik-manik yang dihasilkan Kiki panggilan akrab Riski cukup terjangkau. Dijual mulai harga Rp 25.000 – Rp 75.000 per item, Kiki juga melayani permintaan khusus dengan harga khusus juga. Seperti juga Enno, Kiki menyasar segmen mahasiswi dan ibu-ibu dengan umur 19-35 tahun.

Untuk lebih mengenalkan perhiasan manik-manik, Kiki juga menyediakan buku tentang cara merangkai aksesori manik-manik. “Saya membagikannya secara gratis lewat internet,” katanya. Ia berharap dengan buku yang diberikan maka orang bisa merangkai aksesoris yang ia inginkan.

Kiki bilang, proses tersulit dalam proses pembuatan perhiasan dari manik-manik adalah penentuan desain dan model. Kalau sudah menemukan model, ia bisa menyelesaikan pembuatan dalam 30 menit sampai sejam.

Source Kerajinan Manik Manik di Jakarta Kerajinan Manik Manik di Jakarta
Comments
Loading...