Kerajinan Manik Manik Kaca Gudo

0 262

Gudo Jombang, kota kecil di Jawa Timur ini adalah salah satu sentra manik manik yang terletak di perbatasan Kota Jombang dengan Kediri, Jawa Timur. Pada saat memasuki lokasi, kita akan disambut dengan satu plang besar bertuliskan Selamat Datang Di Gudo Jombang, Sentra Pembuatan Manik.

Cara membedakan manik kaca asli khas Gudo dengan manik-manik yang dari Cina. Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan, diantaranya :

  1. Bertanya langsung dengan mbak/mas penjaga toko
  2. Manik khas Jombang dibuat dari bahan utama berupa limbah kaca, sehingga kalau manik yang dijual sudah keliatan mata bukan terbuat dari bahan kaca, bisa kita pastikan itu bukan asli buatan Gudo Jombang
  3. Cara kedua bisa kita amati dari tali pengikat yang digunakan untuk meronce manik-manik, manik kaca khas jombang biasanya dironce pada sejenis tali kasur/benang putih berukuran tebal

Aneka ragam manik-manik dipajang di dindin-dinding toko, bentuknya tidak hanya bulat tapi ada juga yang oval, bunga, bintang, tetes, bahkan juga bentuk figure binatang yang lucu-lucu seperti kelinci, ikan, gajah, ayam, monyet, kodok. Beberapa memiliki ukiran timbul pada permukaannya, Manik-manik yang dijual memiliki ragam warna yang cerah.

Pak Pujiono merupakan pemilik tak kurang dari 4 buah toko di sekitar Jalan Raya Gudo, workshop tempat beliau membuat manik kaca bisa dibilang sangat sederhana. Dindingnya terbuat dari gedek, dengan beralaskan tanah. Bagi mereka yang tidak paham, gambar diatas ini mungkin lebih mirip seperti tumpukan sampah yang tidak berguna, tapi bagi Pak Pujiono dan kawan-kawannya, limbah kaca inilah yang menjadi bahan baku utama kerajinan manik kaca khas jombang. Dan Limbah kacanya sendiri di datangkan dari banyak kota di sekitar Gudo diantaranya dari : Surabaya, Kediri bahkan juga Yogyakarta.

Setelah limbah kaca tadi dikumpulkan, langkah selanjutnya adalah memilah kaca. Biasanya kaca-kaca ini dikelompokkan berdasarkan warnanya. Lalu setelah dicuci bersih, sehingga terpisahkan dari kotoran berupa debu dan bahan lain, kaca-kaca ini dihancurkan ke ukuran yang lebih kecil, agar memudahkan saat proses peleburannya nanti.

Bagaimana kalau kacanya bening atau tidak berwarna? Maka saat dilebur (dipanaskan hingga akhirnya kaca meleleh menjadi zat cair) kaca2 tadi diberi zat pewarna terlebih dahulu. Nah pada proses pewarnaan ini, pengrajin memiliki cara dan rumusnya masing-masing. Hasil pewarnaan sangat ditentukan oleh :panas pada saat proses pembakaran jenis bahan baku (limbah kaca) yang digunakan bahan dan campuran yang digunakan sebagai pewarna, proses pengeringan.

Source Sentra Kerajinan Manik Manik Kaca Gudo Gudo Surga Manik Manik Indonesia
Comments
Loading...