Kerajinan Mebel Kayu Kopi Di Kabupaten Empat Lawang

0 340

Kerajinan Mebel Kayu Kopi Di Kabupaten Empat Lawang

Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas dan mutu tanaman kopi adalah dengan melakukan peremajaan. Peremajaan terhadap tanaman kopi dilakukan terhadap tanaman yang sudah tua yaitu yang sudah berumur diatas 15 tahun. Pada umur tersebut tanaman kopi memasuki masa yang sudah tidak produktif lagi, sehingga replanting dengan tanaman baru dari varietas unggul merupakan tindakan yang harus segera dilakukan. Pada pekerjaan peremajaan  seperti itu dilaku kan penebangan dan pembongkaran tanaman lama, sehingga akan dihasilkan kayu-kayu kopi yang melimpah.

Selama ini kayu kopi hasil peremajaan lebih banyak dimanfaatkan sebagai kayu bakar, tetapi di tangan-tangan yang penuh kreatif seperti Towaha kayu kopi yang nampaknya kurang berharga tersebut diolah menjadi barang-barang yang bernilai ekonomi tinggi yaitu meubel serta kerajinan yang unik dan menarik.

Saat ini kreativitas yang dilakukan pengrajin di Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, mengingat di daerah tersebut terdapat hamparan luas kebun kopi rakyat yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Dari tangan para pengrajin yang kreatif tersebut lahirlah olahan kayu kopi tua  berbentuk meubel perabot rumah tangga yang unik bernilai jutaan rupiah.

Disamping diolah menjadi barang yang unik, dari kayu kopi tua dapat juga diolah menjadi rangkaian tasbih, stick drum dan tongkat komando seperti yang dilakukan oleh para pengrajin di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Pada setiap menjelang bulan Ramadhan dan ibadah haji para pengrajin tasbih selalu kebanjiran pesanan  ribuan untai tasbih dari bahan kayu kopi.

Belakangan ini meja maupun kursi unik dari kayu kopi sudah menembus pasar konsumen di Amerika Serikat dan Kanada.  Oleh karena itu, sudah selayaknya mutu dan desain produk tersebut semakin ditingkatkan, agar kesimbungan pasar dapat terjamin dengan baik.  Untuk itu diperlukan peran aktif Pemda dalam hal ini Dinas Perindustrian dalam memberikan bimbingan ilmu pengatahuan dan pelatihan, serta bantuan peralatan agar produk yang dihasilkan dapat lebih bermutu dan beragam desain. Begitupun seharusnya Pemda membantu mempromosikan produk tersebut pada berbagai ajang pameran di dalam negeri maupun luar negeri.

Source http://balittri.litbang.pertanian.go.id http://balittri.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/info-teknologi/190
Comments
Loading...