Kerajinan Miniatur Bambu Di Siantar

0 410

Kerajinan Miniatur Bambu Di Siantar

Perjalanan hidup seseorang memang kadang sangat berat dan berliku. Masa lalu seseorang tidak bisa dijadikan sebagai justifikasi kehidupannya saat ini. Seperti apa yang dialami kebanyakan narapidana, mereka cenderung menjadi seseorang yang sulit diterima kembali di lingkungan.

Tidak heran memang jika masyarakat sedikit sulit menerima mereka kembali karena kesalahan yang telah mereka perbuat dulu. Sekedar diterima dan menjadi warga masyarakat normal saja kesulitan, apalagi untuk mendapatkan pekerjaan. Tak mau larut dengan masa kelamnya, dan semasa menjalani hidup sebagi warga binaan dilapas kota Pinang, ternyata membuat makna tersendiri bagi Mixon Marbun warga Jalan Medan, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat ini. Pasalnya sejak menjadi napi beberapa tahun silam Mixon mendapat ilmu untuk membuat kerajinan miniatur dari bambu, dan keterampilanya tersebut ia kembangkan dirumahnya setelah dirinya bebas pada bulan 3 lalu.

Mixon Marbun mengaku mulai membuat miniatur dari bambu sejak bulan 4 april 2017, setelah bebas dari lapas kota Pinang. Kemudian Mixon Marbun mengembangkan kemampuanya yakni membuat miniatur dari bahan dasar bambu tali (bambu yang dibuat keranjang). Sebelum membuat miniatur tersebut Mixon membeli keranjang bambu bekas dipasar parluasan dengan harga 6000 rupiah dan kemudian mengelolahnya dengan alat sederhana seperti Pisau, Gunting, Kertas pasir, lem dan Triplek.

Lalu dengan ukuran-ukuran tertentu Mixon merakit bambu bambu yang ia beli menjadi sebua miniatur yang bernilai. Adapun jenis yang ia buat seperti Kapal Pelni, Rumah, BSA, Mobil, Mesjid dan Gereja, dan untuk menambah kesan yang menarik Mixon menambahkan lampu dibagian dalam Miniatur tersebut.

“Kemampuan ini saya dapat saat saya berada dilapas bang, kemudian saya belajar hingga akhirnya saya bisa dan setelah bebas saya langsung membuatnya dirumah dengan membeli keranjang bambu bekas sayuran di pasar horas, selanjutnya dengan beberapa alat saya membuat miniatur ini,” Ucap Mixon.

Maka tak jarang pula, Mixon membuat sejumlah miniatur pesanan hingga sampai ke luar kota seperti di Bagan batu, Rantau Parapat dan kota Medan. Sedangkan untuk harga miniatur yang ia buat, dibandrol dengan harga 500 ribu rupiah, bahkan lebih menurut permintaan dari masyarakat yang memesan kepadanya. “Sedangkan untuk harganya sendiri contohnya seperti kapal ini harganya 500 ribuan, ada juga yang lebih dari 500 ribu itupun melihat permintaan dari masyarakat yang memesan sama saya” kata Mixon Marbun Mixon juga mengatakan Keterampilannya tersebut ia barengi dengan berjualan bunga.

Source https://siantarnews.com https://siantarnews.com/profil/kisah-mixon-marbun-mantan-napi-asal-siantar-kini-jadi-pengrajin-miniatur-bambu/
Comments
Loading...