Kerajinan Miniatur Bus di Cilegon

0 332

Kerajinan Miniatur Bus di Cilegon

Demam penggemar bus ternyata merambah ke berbagai kota di Indonesia. Bahkan, hobi menggemari bus tidak hanya dilakukan oleh anak-anak atau remaja saja. Melainkan orang dewasa.
Diman, penjual sekaligus pengrajin yang setiap hari di Kota Cilegon untuk menjual miniatur bus. Diman mulai menjajakan dagangannya di sudut Kota Cilegon mulai pukul 14.00 WIB, tepatnya di dekat Simpang Empat Kantor Administrasi Building (ADB) PT Krakatau Steel (KS) Kota Cilegon.

Miniatur yang dijual Diman, dihargai mulai dari Rp100 ribu sampai Rp250 ribu. Variasi harga miniatur tergantung jenis busnya. Jika miniatur bus dengan tipe Super High Deck (SHD) akan dijualnya lebih mahal, karena ukurannya lebih tinggi. “Harganya bervariasi karena modelnya kan lain-lain,” jelasnya.Model bus yang digemari warga Cilegon, sambungnya, adalah bus yang sering melintas di Kota Cilegon seperti Arimbi, Armada Jaya Perkasa, Laju Prima, dan Sri Maju Prima. Alasannya, karena bus tersebut lebih dikenal oleh masyarakat Kota Cilegon. “Penggemarnya bukan dari anak-anak saja, tapi juga dari orang tua juga banyak,” akunya.

Dijelaskan Diman, miniatur bus yang dibuatnya terbuat dari bahan baku triplek, kertas stiker, dan mika untuk kaca. Modal untuk membuat satu miniatur bus sendiri sekitar Rp70 ribu sampai Rp100 ribu. “Kalau kita jualnya Rp150 ribu itu sebagai ongkos lelah yang membuatnya saja, dan ongkos bensin dari Serang ke Cilegon. Sehari bisa ada dua sampai lima unit yang terjual,” ungkapnya.

Ditambahkan Diman, pembuatan miniatur dilakukan pagi hari sebelum ia membuka lapak di Cilegon. Selain menggelar dagangan di dekat simpang ADB, dirinya juga menerima pesanan. “Dari profesi ini sudah saya jalani setahun terakhir, karena banyaknya penggemar bus di dunia maya. Saya jadi ikut menjadi penggemar bus,” pungkasnya.

Source http://bantenraya.com/utama http://bantenraya.com/utama/24405-melihat-pedagang-dan-perajin-miniatur-bus-di-kota-cilegon
Comments
Loading...