Kerajinan Miniatur Dari Lidi Di Kudus

0 52

Kerajinan Miniatur Dari Lidi Di Kudus

Bermodalkan lidi, Arif Yuni Prasetya (19) menghasilkan kerajinan miniatur sepeda dan Menara Eifel. Karya Arif sempat dipamerkan pada acara Tribun Jateng Festival Semarangan dan HUT Karang Taruna ke 56 di Balai Kota Semarang.

Arif Prasetya, warga Dargo Dalam, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang mengaku belajar membuat kerajinan miniatur dari internet. “Saya rajin membuka Youtube maupun Google bagaimana sih cara membuatnya. Setelah itu saya praktikkan,” ujarnya.

Arif saat ini bekerja di sebuah perusahaan kontraktor di Jalan Pahlawan, Kota Semarang. Di tengah kesibukannya, ia meluangkan waktu untuk membuat miniatur dari lidi. Kesulitan yang dihadapi adalah ketika harus membuat miniatur semirip mungkin, termasuk pernak-pernik di dalamnya. “Semaksimal mungkin menyesuaikan dengan bentuk asli,” tuturnya.

Arif biasanya membutuhkan waktu tiga hari untuk menyelesaikan satu miniatur sepeda. Ia mengerjakan miniatur sendiri di rumahnya. Saat ini Arif telah menghasilkan 15 miniatur.

Ia menuturkan kemahirannya membuat minitur telah ditularkan ke adiknya. Ia juga berancana ingin menularkan ke semua remaja Karang Taruna yang berminat. “Saya juga ingin membuat home industri kerajinan miniatur. Memang belum saya komersilkan, namun saya sudah banyak mengikuti pameran,” tuturnya.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Semarang Timur, Agung Setiawan menuturkan Arif sering mendapatkan pesanan untuk membuat miniatur dari lidi tentang ikon Semarang seperti Tugu Muda dan Lawang sewu. “Arif bahkan sering mendapatkan pesanan yang lebih rumit,” tuturnya.

Agung menuturkan Karang Taruna tempatnya tinggal belum pernah mengadakan pelatihan untuk membuat kerjinan. Selama ini kerajinan dihasilkan sendiri oleh masing-masing individu. Oleh karena itu ia akan mengadakan pelatihan kerajinan untuk para remaja. “Ke depannya saya berharap teman-teman pengerajin dapat menularkan ilmunya ke para remaja Karang Taruna,” ujarnya.

Ia menuturkan selama ini Karang Taruna Kecamatan Semarang Timur mencoba untuk memperdayakan remaja karang taruna. Pemberdayaan tersebut berupa pelatihan pembuatan sablon kaos. “Hasilnya sudah dipakai anak saya. Yang tulisannya Semarang Kaline Pancur Kotane Makmur,”ujarnya.

Source http://jateng.tribunnews.com http://jateng.tribunnews.com/2016/10/18/belajar-kerajinan-lewat-youtube-pemuda-ini-bikin-miniatur-berbahan-lidi
Comments
Loading...