Kerajinan Miniatur Lokomotif KA Di Sidoarjo

0 362

Kerajinan Miniatur Lokomotif KA Di Sidoarjo

Miniatur lokomotif kereta api (KA) sepanjang 45 sentimeter itu didominasi warna putih. Di beberapa bagian, terdapat corak merah dan biru yang sangat khas. Sejumlah jendela hitam dan lampu di bagian depan membuat tampilannya makin menyerupai bentuk asli. Apalagi, tampilan gerbong serta pintunya sangat akurat dan detail.

’’Sebenarnya ini masih setengah jadi. Di bagian akhir nanti, warnanya dibuat lebih mengilap dengan sentuhan cat air,’’ kata Agus Hadi Nurcahyo, pembuat miniatur KA, saat ditemui di rumahnya, Jalan Pahlawan, Lemahputro.

Miniatur KA yang sedang dikerjakan Agus itu sudah dipesan seseorang di Medan, Sumatera Utara. Lokomotif mini lengkap dengan sembilan gerbong. Agus memulai usaha unik tersebut setahun belakangan. Meski masih terbilang singkat, usahanya sudah berkembang cukup pesat.

Saking banyaknya pesanan, bapak tiga anak itu tidak jarang harus begadang untuk menyelesaikannya. Bungsu di antara tiga bersaudara tersebut menuturkan, ide usaha pembuatan miniatur itu tidak terlepas dari hobi ketiga anaknya yang suka naik KA. Ketika itu dia dan istrinya memiliki ide untuk jalan-jalan ke luar kota dengan menumpang KA. Ketiga anaknya ternyata begitu antusias.

Saat ini, dalam sehari, dia bisa membuat delapan lokomotif dan 15 gerbong. Untuk membantu produksi, Agus mempekerjakan tiga pegawai. ia juga berupaya memaksimalkan tampilan miniatur KA dengan melibatkan pengusaha kayu. ’’Bagian rumit seperti roda harus digarap dengan mesin agar bagus,’’ tuturnya.

Miniatur KA buatan Agus sama sekali tidak memakai paku. Untuk merekatkan kayu tripleks menjadi sebuah kubus, Agus hanya menggunakan lem kayu. Lem itu juga dia gunakan untuk menempelkan kertas hiasan.

’’Finishing tidak memakai thinner. Baunya tidak baik untuk anak. Jadi, diganti dengan cat air yang lebih aman,’’ paparnya.

Ada tiga seri lokomotif yang diproduksi Agus. Yaitu, CC201, CC203, dan CC206. Untuk setiap seri, dia menawarkan empat warna. ’Detailnya disamakan dengan kereta api. Biar seperti bentuk kecil kereta api sungguhan,’’ ujarnya. ’’Banyak juga masinis yang memesan untuk dikoleksi,’’ lanjut Agus.

Membeludaknya pesanan yang datang tidak jarang membuat Agus dan para pegawainya kewalahan. Jika sudah seperti itu, pemesanan bakal ditutup sementara waktu.

Calon pembeli yang datang diarahkan untuk kembali memesan beberapa hari kemudian. ’’Kalau kami dipaksakan melayani, hasilnya tidak maksimal. Kualitas harus tetap diutamakan,’’ tegasnya. Agus mengungkapkan, miniatur buatannya sudah sering dikirim ke berbagai daerah. Mulai Jakarta, Bali, Kalimantan, sampai Papua. Harga lokomotif atau gerbong variatif bergantung dengan nomor seri yang dipesan.

Yakni, Rp 60 ribu–Rp 80 ribu per unit. ’’Miniatur di pasaran biasanya terbuat dari plastik atau fiber. Bahan dasar kayu masih jarang digunakan di Indonesia,’’ ungkap Agus dengan bangga

Source https://www.jawapos.com https://www.jawapos.com/read/2017/01/11/101586/agus-hadi-nurcahyo-pembuat-miniatur-ka-kayu-yang-ramah-lingkungan
Comments
Loading...