Kerajinan Miniatur Moge Dari Koran Di Bojonegoro

0 354

Kerajinan Miniatur Moge Dari Koran Di Bojonegoro

Kertas koran yang biasanya dikilokan usai dibaca, di tangan Arifin bisa menjadi barang bermanfaat. Arifin mempu menyulap limbah menjadi aneka miniatur seperti motor vespa, motor sport, motor gedhe (moge), sepeda angin, motor CB, becak, bahkan kapal laut yang berukuran besar.

Pria yang berdomisili di Desa Payaman RT 12 Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu sudah menekuni pembuatan kerajinan miniatur aneka kendaraan dari kertas koran bekas. Bahkan sejak duduk di bangku SMP, ia tertarik dengan aneka kerajinan tangan.

“Saya belajar membuat aneka miniatur ini secara otodidak, awalnya melihat kertas koran yang tak termanfaatkan dan saya coba untuk membuat aneka kerajinan,” kata Arifin.

Arifin bercerita, bahwa ia sudah lima tahun yang lalu bisa membuat aneka miniatur, namun hanya satu atau dua yang memesan. Bapak satu putri ini memilih berhenti membuat anyaman sangkar lantaran sepinya permintaan. Selanjutnya, tiga bulan lalu ia mencoba memulai lagi menekuni miniatur aneka kendaraan dari limbah koran.

“Ini pun berkat dorongan dari salah seorang teman yang mengajak saya untuk mengenalkan produknya melalui media sosial. Alhamdulilah beberapa waktu lalu mirota sempat memesan miniatur, namun kemasan menjadi salah satu kendalanya. Mereka menginginkan agar dikemas dalam mika atau akrilik,” urai Arifin.

Saat ini Arifin tengah memenuhi permintaan salah satu media belanja on line berskala nasional yang memesan 25 miniatur motor CB dan Vespa. Arifin menuturkan kerajinan tangan yang dibuatnya ini harga relatif terjangkau, mulai dari 25 ribu rupiah sampai 300 ribu rupiah tergantung ukuran dan tingkat kerumitan.

Yang menarik dari kerajinan ini adalah setiap miniatur dikerjakan dengan begitu detail dan bisa dikatakan limited edition karena setiap miniatur meski secara umum hampir sama namun berbeda disetiap detailnya.

Apalagi, peralatan yang digunakan Arifin terkesan sederhana hanya gunting, lem, biting lidi dan koran bekas saja. Arifin mengaku, dalam membuat setiap kerajinan ciptaannya mengalir begitu saja tanpa harus melihat referensi atau melihat gambar. Di rumah kayu bercat kuning hijau kinilah Arifin menggantungkan hidup dengan terus membuat aneka produk dari limbah koran ini. Arifin berencana akan mengajak pemuda dan anak-anak sekolah untuk belajar membuat kerajinan miniatur karyanya.

“Menjadikan anak-anak usia sekolah untuk berkreatif dengan membuat mjniatur, sehingga tidak ada anak yang hanya lulus bangku SMP seperti saya,” tuturnya.

Dengan berkarya membuat miniatur, lanjut Arifin, namun mereka tetap bisa sekolah dan berpenghasilan sehingga bisa ditabung dan kelak akan membantu biaya pendidikan mereka.

“Harapan terbesar saya adalah usahanya saya ini makin dikenal dan makin banyak pesanan sehingga akan meningkatkan ekonomi warga payaman,” tegas Arifin.

Source https://www.timesindonesia.co.id https://www.timesindonesia.co.id/read/135483/2/20161027/211949/kertas-koran-di-tangan-arifin-jadi-miniatur-moge/
Comments
Loading...