Kerajinan Pande Besi Di Ogan Ilir

0 302

Dentingan besi yang ditempa terdengar nyaring. Berpadu dengan nyaringnya suara blower alat peniup api pembakar besi. Serta suara gerinda elektrik yang mengasah bilah parang.

Adalah Heriyanto, si pandai besi yang membuat perkakas-perkakas itu. Ia menuturkan, untuk membentuk dan mengasah bilah parang dari besi per mobil hingga menjadi parang tajam, memakan waktu sekitar 1 jam.

Dalam sehari biasanya ia bisa membuat 10 bilah parang. Yang lama justru membuat sarung dan gagangnya. “Dalam seminggu paling banyak 20 parang yang dapat dibuat lengkap dengan sarung dan gagangnya,” tutur Heriyanto yang memiliki tempat usaha di dekat Gardu Induk Perusahaan Listrik Negara (PLN) di tikungan S jalan lintas Kepahiang-Bengkulu ini.

Bilah parang tanpa gagang dan sarung kayu dijual dengan harga Rp 60.000 – Rp 70.000. Jadi, harga ditentukan panjang dan besarnya bilah parang. Parang yang sudah dilengkapi gagang dan sarung kayu lebih mahal. Dihargai Rp 100.000 – Rp 130.000.

Haryanto menuturkan, pelanggannya bukan hanya petani Kepahiang saja. Tapi, tidak sedikit  berasal dari luar daerah. Misalnya dari Jambi, Tanjung Enim dan Sumatera Selatan (Sumsel). Termasuk dari Jawa.

“Kalau pelanggan dari Jambi setiap seminggu sekali kami mengirim tiga kodi atau 60 bilah parang. Lengkap dengan gagang dan sarungnya. Sedangkan pesanan dari Tanjung Enim dan Jawa tidak sebanyak pelanggan Jambi,” tutur Heriyanto.

Pandai besi asal Desa Tanjung Dayang, Ogan Ilir, Sumsel ini sudah membuat parang di kawasan Mandi Angin sejak tahun 1995 lalu. Namun, hingga kini, Heriyanto mengaku belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah.

Padahal, Haryanto mengakui dirinya sangat membutuhkan bantuan modal untuk mengembangkan usaha. Karena kios dan lokasi pembuatan parang ini berada di pinggir jalan, maka, pembelinya kebanyakan orang luar.

Source http://harianrakyatbengkulu.com http://harianrakyatbengkulu.com/ver3/2016/03/28/mengunjungi-pandai-besi-di-mandi-angin-tiap-hari-tempa-10-bilah-parang-dan-golok/
Comments
Loading...