Kerajinan Parut Kayu Di Ngawi

0 371

Kerajinan Parut Kayu Di Ngawi

Industri kerajinan tradisional parut kelapa di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terancam gulung tikar. Para perajin mengeluhkan semakin sulitnya mendapatkan bahan baku kayu jati karena kalah bersaing dengan pasar ekspor. Mereka butuh keberpihakan pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan bahan baku. Berdasarkan informasi lapangan yang dikumpulkan dari sekitar 20 pengusaha kerajinan parut tradisional yang tersebar di empat desa di Kecamatan Paron, saat ini tinggal delapan pengusaha.

Itu pun hanya enam pengusaha yang aktif melakukan produksi. Sedangkan sisanya, dua pengusaha, mulai mati suri. Dampak krisis bahan baku itu juga dirasakan oleh perajin. Mereka terpaksa libur sampai ada pasokan bahan baku kayu. Padahal dengan menganggur, perajin yang semuanya perempuan ini memiliki penghasilan Rp 300.000 per bulan.

Jumlah mereka mencapai ribuan. Lanjar, salah seorang pengusaha kerajinan parut, mengatakan, untuk mengatasi masalah bahan baku, perajin terpaksa beralih menggunakan limbah kayu jati dari perusahaan furnitur. Namun, jumlah limbah tersebut juga tidak banyak. Selain itu ,harga limbah juga mahal dan persaingan untuk mendapatkannya sangat ketat karena terbatasnya jumlah perusahaan furnitur di Ngawi.

Source https://regional.kompas.com https://regional.kompas.com/read/2011/04/11/21163371/contact.html
Comments
Loading...