Kerajinan Patung Badak Di Pandeglang

0 362

Kerajinan Patung Badak Di Pandeglang

Sebagian warga yang bermukim di sekitar Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang dulu merambah pepohonan dan meracuni ikan. Kini, seiring pariwisata yang kian berkembang, mereka sibuk membuat patung, batik, dan gantungan kunci.

Adna, warga Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, menyerut kayu hingga menjadi kotak dengan pisau. Ia lalu membuat pola badak pada kayu. Bagian termudah dikerjakan paling awal, yakni kaki belakang. Selanjutnya perut, kaki depan, dan leher dibentuk.

Kepala adalah bagian tersulit dan paling akhir diselesaikan. Bagian itu paling lama dikerjakan karena termasuk rapuh. Jika kepala dikerjakan lebih dulu, cula atau kuping dikhawatirkan patah. Seusai menuntaskan bagian kepala, patung yang masih kasar diampelas dan dicat dengan motif-motif batik.

Patung lalu diberi lapisan melamin. Setelah pengerjaan sekitar tiga jam, patung pun terlihat cantik dan siap dipasarkan. Adna juga bisa membuat gantungan kunci dengan proses tak jauh berbeda. Selain motif batik, ada pula patung dan gantungan kunci polis.

Patung dijual mulai Rp 20.000 dan gantungan kunci dengan harga mulai Rp 15.000. Kerajinan itu menjadi andalan di sejumlah desa dekat Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) di Kabupaten Pandeglang bagian barat daya.

Source Kerajinan Patung Badak Di Pandeglang Kerajinan Patung Badak Di Pandeglang
Comments
Loading...