Kerajinan Pelepah Pisang Di Bogor

0 316

Kerajinan Pelepah Pisang Di Bogor

Kotak tisu etnik, souvenir pernikahan unik, hiasan dinding cantik, Hingga bingkai foto nan manis. Inilah bukti karya kreatif unik. Unik, karena kerajinan cantik ini terbuat dari barang tak terpakai yaitu pelepah pisang.

Bagi sebagian orang, pelepah pisang tak ada guna. Tapi bagi Dini Astriani, pelepah pisang multi guna. Karya perempuan ini mampu menghasilkan produk-produk cantik dan bernilai ekonomis. Sebagai ibu rumah tangga, dini tak mau berdiam diri.

Berawal dari hobi dan insting kreatifnya, Dini melangkah pasti. Perlahan-lahan mengolah kreasi yang mengagumkan. Ia membuktikan bahwa perempuan bisa ikut serta peduli lingkungan dengan caranya masing-masing. Dan ia memilih menciptakan karya seni ramah lingkungan.

Dini Astriani, Bogor, Jawa Barat, “Awalnya saya itu membuat, ini kan hobi saya yah, awalnya itu saya membuat kartu dulu mbak. Waktu jaman SMP saya bikin kartu, saya jual ke toko gitu yah. Aduh, jaman SMP jual ke toko itu senang banget. Cuman pada waktu itu, kertas nya kertas biasa. Jadi kertas yang biasa kita beli  lah HVS, segala macem gitu yah. Nah ternyata begitu saya lihat pelepah pisang ini kan lebih unik yah. Dia ada serat-serat nya begitu, iya kan.

Ternyata ini yang pelepah pisang, itu dibuat dari pisang yang sudah berbuah, kemudian ditebang, dan itu kita jadikan kertas. Sedangkan yang saya buat pertama kali ini kan, bahannya dari kayu yukaliptus atau akasia. Itu dia umurnya lebih lama, 5 tahun baru bisa ditebang dan dibikin pouch. Sedangkan kalau ini kan, home industry yah. Saya kerjakan sendiri, ini ternyata buat kertasnya. Itu dari pisangnya sendiri, umurnya mungkin baru 10 bulan. Kemudian sudah berbuah, lalu kita tebang. Jadi lebih cepat untuk mendaurnya yah.”

Baginya, tak susah mendapatkan pelepah pisang. Dini cukup mencari di sekitar tempat tinggalnya di Bogor, Jawa Barat. Tak ada pula jenis khusus bahan baku pelepah pisang. Yang pasti, pelepah pisang harus sudah kering di pohon. Melalui proses khusus, pelepah pisang ini nantinya jadi lembaran kertas seperti ini.

Kini usaha yang dirintis sejak tahun 1997 telah berkembang pesat. Di hari biasa, dini mampu menghasilkan 3 ribu buah karya dalam sebulan. Jumlah ini akan meningkat hingga 2x lipat saat Idul Fitri atau hari-hari besar lain tiba. Karya Dini juga sudah merambah hingga manca negara.

Teknik pemasaran lewat pameran dan multi media jadi senjatanya. Peran serta wanita ini berbuah hasil. Tak hanya piawai memanfaatkan barang tak terpakai dan ramah lingkungan, kini Dini jadi sosok perempuan kreatif yang berguna bagi keluarga dan masyarakat. Dini kini tinggal meraup hasil kerja kerasnya. Omset sekitar 20 juta rupiah per bulan bisa ia dapatkan dari usaha pelepah pisang.

Source http://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com http://rakyatjelataindonesiarajin.blogspot.com/2018/07/dini-astriani-memanfaatkan-pelepah.html
Comments
Loading...