Kerajinan Perahu Di Purwakarta Yang Melegenda

0 302

Kerajinan Perahu Di Purwakarta Yang Melegenda

Sejak puluhan bahkan ratusan tahun ke belakang daerah di sekitaran Jatiluhur sangat akrab dengan orang-orang yang menggeluti usaha membuat perahu. Hingga kini secara turun-temurun masih ada warga yang mengais rezeki sebagai pengrajin atau pembuat perahu. Salah satunya yang bertahan yakni Mang Odik.

Pria kelahiran 1953 itu bersama para pengrajin lain. Ternyata sudah turun-menurun menjadi pembuat perahu di Kampung Batulayang, RT 6 RW 1, Desa Cikao Bandung, Jatiluhur, Purwakarta. Mereka mewarisi keahlian tersebut dari leluhur-leluhur mereka termasuk sang kakek.

Odik mengisahkan, pertama kali membuat perahu tahun 1975. Dia mewarisi perkakas, keahlian dan bengkel perahu dari sang kakak. Sejak saat itu dia terus menerima pesanan dan hingga kini terus berjalan. Berbeda dengan awal dia merintis usaha, saat ini orderan untuk membuat perahu dirasakannya tengah lesu. Bahkan hingga kini jumlah pengrajin pun semakin berkurang dan hanya bersisa lima orang dari semula sekitar 23 orang.

Padahal pada saat masa jayanya perahu buatan Cikao Bandung sangat tersohor. Bahkan tak jarang pesanan datang dari berbagai daerah seperti Banten, Bekasi, Karawang, Subang, hingga Indramayu.

Odik dan teman-temannya saat ini bukan hanya dipusingkan soal nasib mereka ke depan, namun memikirkan siapa kelak yang akan menggantikan mereka. Pasalnya anak maupun sanak saudara tidak ada satu pun yang mau meneruskan kiprah mereka sebagai pengrajin perahu.

Seiring waktu, para pengrajin di tempat ini masih terus membuat perahu atau sampan. Namun saat ini mereka lebih banyak menerima pesanan perahu dalam ukuran besar dan kecil yang akan dipergunakan untuk mengangkut pasir.

Tidak jarang dari mereka kini masih menerima pesanan membuat berbagai jenis perahu. Perahu itu digunakan untuk kebutuhan pariwisata maupun alat transportasi warga untuk menyeberang sungai.

Source http://urangpurwakarta.com http://urangpurwakarta.com/2017/10/16/melihat-sisa-sisa-pengrajin-perahu-di-cikao-bandung-purwakarta-yang-melegenda/
Comments
Loading...